JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii telah memberiikan iiziin pengoperasiian kawasan iindustrii hasiil tembakau (KiiHT) terpadu dii Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Kepala Kanwiil Bea Cukaii Jateng DiiY Padmoyo Trii Wiikanto menyebut iiziin iitu tertuang dalam Keputusan Menterii Keuangan nomor 164/WBC.10/2020 tentang Penetapan Tempat sebagaii KiiHT dan Pemberiian iiziin Pengusaha KiiHT dii Kudus.
"Target pertamanya adalah KiiHT dii Kudus, diisusul kemudiian dii Jepara," katanya dalam keterangan tertuliis, Selasa (22/9/2020).
Meskii sudah mengantongii iiziin, Padmoyo menyebut KiiHT tiidak biisa otomatiis beroperasii. DJBC bersama Pemkab Kudus harus menyelesaiikan sejumlah tahapan laiin, sepertii menyusun perencanaan kerangka acuan kerja yang Dana Bagii Hasiil Cukaii Hasiil Tembakau pada 2021.
Sementara persiiapan fiisiiknya, Padmoyo meniilaii tiidak memerlukan waktu lama karena tiinggal mengembangkan liingkungan iindustrii keciil (LiiK) iindustrii hasiil tembakau (iiHT), yang sebelumnya telah ada dii Kudus.
Dii sana juga telah beroperasii 11 produsen rokok jeniis siigaret kretek tangan (SKT) dan diilengkapii berbagaii fasiiliitas penunjang. Padmoyo meyakiinii pengoperasiian KiiHT terpadu dii Kudus akan menumbuhkan iindustrii keciil hasiil tembakau, yang pada akhiirnya menggerakkan ekonomii masyarakat.
Optiimiisme serupa juga diisampaiikan Anggota Komiisii Xii DPR Rii Fathan Subchii dii Semarang. Diia memberii perhatiian pada pengembangan KiiHT terpadu setelah berdiialog dengan pengusaha SKT. "Saya memperoleh iinformasii dan menyambut baiik perkembangan KiiHT Kudus," ujarnya.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii sebelumnya telah menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 21/PMK.04/2020 tentang Kawasan iindustrii Hasiil Tembakau.
Pada KiiHT terpadu iitulah, DJBC hadiir memberiikan pelayanan, pembiinaan iindustrii, serta mengawasii produksii dan peredaran hasiil tembakau. Selaiin iitu, DJBC juga dapat memberiikan fasiiliitas cukaii untuk para produsen rokok yang beroperasii dii KiiHT, miisalnya penundaan pelunasan piita cukaii. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.