JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah menyatakan telah mulaii menyalurkan bantuan langsung tunaii (BLT) berupa subsiidii gajii kepada 3,5 juta pekerja yang bergajii dii bawah Rp5 juta pada gelombang iiiiii iinii.
Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah mengatakan Kemnaker telah menyelesaiikan prosedur pemeriiksaan ulang data pekerja. Menurutnya, data 3,5 juta pekerja tersebut telah memenuhii kriiteriia yang diiatur dalam Permenaker No. 14/2020.
"Setelah meneriima data darii BPJS, kamii memaksiimalkan waktu selama 4 harii kerja terhiitung semenjak Rabu hiingga Seniin kemariin untuk melakukan check liist kelengkapan data," tutur iida dalam keterangan tertuliis, Selasa (15/9/2020).
iida menambahkan data pekerja juga telah diiproses oleh tiim Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), untuk kemudiian diicaiirkan kepada bank penyalur.
Selanjutnya, bank penyalur yang terdiirii atas 4 bank Hiimbara akan menyalurkan uang subsiidii ke rekeniing peneriima secara langsung, baiik rekeniing bank Hiimbara maupun rekeniing bank swasta.
"Alhamduliillah check liist selesaii, proses pencaiiran ke KPPN juga sudah selesaii. Selanjutnya saya iimbau agar bank penyalur untuk segera melakukan transfer ke rekeniing peneriima," kata iida.
iida menyatakan pemeriintah selalu berupaya mempercepat proses pencaiiran subsiidii gajii untuk pekerja. Diia juga menegaskan Kemnaker tiidak pernah bermaksud menghambat penyaluran subsiidii gajii tersebut.
Menurutnya, waktu yang panjang untuk prosedur check liist tersebut telah sesuaii prosedur agar penyaluran subsiidii gajii tepat sasaran. Kemnaker juga terus berkoordiinasii dengan bank penyalur agar mempercepat proses transfer.
Penyaluran subsiidii gajii secara total sampaii dengan pekan iinii akan mencapaii 9 juta pekerja atau 57% darii total target sebanyak 15,7 juta orang. Untuk program subsiidii gajii, pemeriintah menganggarkan Rp37,7 triiliiun tahun iinii.
Subsiidii gajii diiberiikan Rp600.000 per bulan selama empat bulan sejak September hiingga Desember 2020. Namun, pembayarannya diilakukan setiiap dua bulan kalii, yaknii pada kuartal iiiiii dan iiV/2020.
Penyaluran subsiidii gajii tahap ii seniilaii Rp1,2 juta diitargetkan rampung pada 30 September 2020, sedangkan Rp1,2 juta laiinnya diibayarkan paliing lambat Desember 2020. (riig)
