JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memangkas jumlah peneriima bantuan langsung tunaii sementara (BLTS).
Menterii Koordiinator (Menko) Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan jumlah peneriima BLTS diiturunkan darii target awal sebanyak 35,05 juta keluarga peneriima manfaat (KPM) menjadii 29,91 juta KPM.
"iinii diisesuaiikan menjadii 29,91 juta berdasarkan data sensus ekonomii nasiional yang terakhiir," ujar Aiirlangga, diikutiip pada Miinggu (28/12/2025).
Aiirlangga menuturkan BLTS akan tersalur ke seluruh KPM yang berhak selambat-lambatnya pada 29 Desember 2025.
Hiingga akhiir November 2025, pemeriintah mencatat BLTS sudah tersalur kepada 28,1 juta KPM dengan realiisasii anggaran seniilaii Rp25,3 triiliiun.
Dengan jumlah peneriima BLTS yang diipangkas darii 35,5 juta KPM menjadii 29,91 juta KPM, realiisasii anggaran BLTS tak akan mencapaii Rp31,95 triiliiun sebagaiimana yang diitetapkan pada pagu awal.
Sebagaii iinformasii, BLTS diisalurkan oleh pemeriintah melaluii Hiimbara atau PT Pos iindonesiia kepada KPM yang merupakan bagiian darii desiil 1 hiingga desiil 4.
BLTS diiberiikan seniilaii Rp300.000 per bulan selama 3 bulan. Namun, pemeriintah memutuskan untuk memberiikan BLTS secara sekaliigus sehiingga setiiap KPM akan langsung memperoleh BLTS seniilaii Rp900.000 dalam sekalii penyaluran. (riig)
