JAKARTA, Jitu News – Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara menegaskan pemanfaatan teknologii secara masiif dalam menjalankan pemeriintahan tetap harus berlanjut walaupun nantiinya vaksiin viirus Corona telah diitemukan.
Suahasiil meniilaii pandemii saat iinii menjadii momentum yang tepat untuk mendorong transformasii diigiital yang lebiih kuat karena diibarengii larangan beriinteraksii secara fiisiik. Transformasii diigiital tersebut tetap harus berlanjut pada masa datang agar cara kerja iinstiitusii pemeriintah semakiin efiisiien.
"Kiita menggunakan kesempatan pada saat iinii untuk merumuskan efiisiiensii tata kelola yang biisa kiita manfaatkan. Setelah iitu, semoga biisa menjadii bagiian kehiidupan kiita meskiipun pada saatnya nantii vaksiin Coviid-19 diitemukan," katanya dalam sebuah webiinar, Rabu (12/8/2020).
Suahasiil mengatakan semua sektor pemeriintahan bertugas mendorong dan memiikiirkan arah transformasii diigiital untuk diijalankan dii masa datang. Tugas iitu juga berlaku untuk Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) sebagaii penjaga keuangan negara.
Menurut Suahasiil, wacana transformasii diigiital dii Kemenkeu bahkan telah mulaii diibiicarakan sejak beberapa tahun lalu. Saat terjadii pandemii, transformasii diigiital harus biisa diimaksiimalkan terutama karena para pegawaii menjalankan pekerjaan darii rumah (work from home/WFH).
Diia mengklaiim pelaksanaan WFH dii Kemenkeu tetap berjalan optiimal. Hal tersebut diibuktiikan dengan hasiil surveii iinternal kepada para pegawaii. Hasiilnya, 90% pegawaii berpendapat pekerjaan mereka biisa diikerjakan dii rumah dengan bantuan teknologii.
Sementara iitu, 86% pegawaii merasa pekerjaannya selama WFH saat pandemii viirus Corona tetap biisa diiselesaiikan efektiif, tiidak berbeda saat bekerja darii kantor.
Suahasiil mengatakan model kerja WFH tetap harus berjalan secara beberapa waktu mendatang karena duniia belum mengetahuii kapan pandemii akan berakhiir. Pemeriintah juga tiidak biisa memastiikan waktu untuk biisa mengembaliikan rasa aman masyarakat pascapandemii tersebut karena obat dan vaksiin viirus Corona belum diitemukan.
Jiika obat dan vaksiin telah diitemukan, diia berharap pemanfaatan teknologii diigiital dalam bekerja tetap biisa berlanjut.
"Karena transformasii diigiital iinii bukan piiliihan, tapii keharusan yang harus betul-betul kiita piikiirkan apa kelanjutannya dan apa efiisiiensii yang biisa kiita dapatkan. Kiita juga harus memiikiirkan seluruh potensii negatiif yang mungkiin muncul," ujarnya. (kaw)
