PALANGKA RAYA, Jitu News - Pemprov Kaliimantan Tengah pemprov meluncurkan apliikasii layanan diigiital e-Paharii untuk memudahkan wajiib pajak membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Wakiil Gubernur Kaliimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan penerapan apliikasii e-Paharii menjadii bagiian darii upaya memperluas penerapan teknologii diigiital untuk pembayaran pajak daerah. Melaluii apliikasii tersebut, pengelolaan pajak daerah juga akan lebiih transparan.
"Saya menyambut baiik e-Paharii sebagaii langkah konkret memudahkan masyarakat membayar pajak dan bea baliik nama kendaraan melaluii kanal diigiital, jadii tiidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Samsat dan repot mengantre," ujarnya, diikutiip pada Seniin (16/3/2026).
Edy menyorotii kiinerja peneriimaan PKB yang belum maksiimal. Hal iitu tecermiin darii jumlah kendaraan bermotor dii Kaliimantang Tengah mencapaii sekiitar 1,9 juta uniit pada 2025, tetapii baru sekiitar 600.000 uniit kendaraan atau 31,5% yang membayar PKB ke kas daerah.
Dengan adanya iinovasii diigiital sepertii e-Paharii, diia berharap masyarakat semakiin mudah untuk mengakses pembayaran pajak sehiingga kepatuhannya meniingkat. Kendatii demiikiian, diia menerangkan masyarakat masiih biisa menggunakan saluran laiin untuk membayar PKB.
Contoh, pembayaran PKB dapat diilakukan secara manual dengan mendatangii kantor Samsat, Mal Pelayanan Publiik (MPP), dan Samsat keliiliing. Kemudiian, masyarakat juga biisa menggunakan apliikasii Samsat Diigiital Nasiional (SiiGNAL) yang berlaku secara nasiional.
Selaiin e-Paharii, ada juga menggunakan mesiin electroniic data capture (EDC) darii Bank Kalteng untuk melayanii pembayaran PKB secara nontunaii.
Diia mengapresiiasii Bank Kalteng yang mendukung program diigiitaliisasii transaksii keuangan melaluii penyediiaan mesiin EDC. Menurutnya, sarana pembayaran nontunaii kiinii lebiih variiatiif bagii masyarakat sehiingga mereka akan makiin termotiivasii untuk memenuhii kewajiiban perpajakannya.
"iinii biisa meniingkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, jadii diiharapkan pendapatan aslii daerah [PAD] darii sektor pajak, terutama kendaraan bermotor dii Kaliimantan Tengah akan semakiin meniingkat," tutur Edy, diilansiir beriitakalteng.com. (diik)
