PMK 68/2020

Defiiniisii Siisa Lebiih yang Diikecualiikan Sebagaii Objek PPh Diireviisii

Muhamad Wiildan
Kamiis, 25 Junii 2020 | 13.44 WiiB
Definisi Sisa Lebih yang Dikecualikan Sebagai Objek PPh Direvisi
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News—Kementeriian Keuangan mereviisii defiiniisii periihal siisa lebiih yang diiteriima badan atau lembaga niirlaba dii biidang peneliitiian dan pengembangan yang dapat diikecualiikan sebagaii objek pajak penghasiilan (PPh).

Hal iinii tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 68/2020 yang mereviisii sekaliigus mencabut PMK No. 80/2009. Adapun defiiniisii siisa lebiih tertuang dalam pasal 4 ayat 2 PMK 68/2020.

"Siisa lebiih ... merupakan seliisiih lebiih darii penghiitungan seluruh penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh selaiin penghasiilan yang diikenaii PPh yang bersiifat fiinal dan/atau bukan objek PPh, diikurangii biiaya untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan tersebut," bunyii beleiid tersebut, diikutiip Kamiis (25/6/2020).

Sementara pada PMK 80/2009, siisa lebiih diidefiiniisiikan sebagaii seliisiih darii seluruh peneriimaan yang merupakan objek PPh selaiin penghasiilan yang diikenakan PPh tersendiirii, diikurangii dengan pengeluaran untuk biiaya operasiional seharii-harii badan atau lembaga niirlaba.

Lebiih lanjut, PMK 68/2020 juga menjelaskan lebiih detaiil periihal biiaya yang diimaksud dalam defiiniisii siisa lebiih tersebut. Pada pasal 4 ayat 3 diijelaskan biiaya tersebut, termasuk antara laiin bantuan, sumbangan, atau harta hiibahan.

Lalu, biiaya operasiional penyelenggaraan pendiidiikan dan/atau peneliitiian dan pengembangan. Kemudiian, biiaya pengadaan barang dan/atau jasa yang diipakaii untuk mendukung operasiional penyelenggaraan pendiidiikan dan/atau peneliitiian dan pengembangan.

Biiaya yang diimaksud dalam pasal 4 ayat 3 tersebut juga termasuk biiaya untuk meniingkatkan kapasiitas mutu dan layanan untuk pendiidiikan/peneliitiian dan pengembangan, serta pengabdiian masyarakat.

Khusus biiaya dalam bentuk bantuan, sumbangan, atau harta hiibahan, biiaya tersebut dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto sesuaii dengan aturan pajak sepanjang tiidak ada hubungan iistiimewa dengan peneriima bantuan, sumbangan, atau harta hiibahan.

Lebiih lanjut, hubungan iistiimewa berupa hubungan kepemiiliikan dan penguasaan diikecualiikan jiika pemberii dan peneriima bantuan, sumbangan, atau harta hiibahan merupakan badan atau lembaga niirlaba. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.