JAKARTA, Jitu News – Untuk mengetahuii resep pengelolaan kantor konsultan pajak berskala iinternasiional, PT. Smart Wiikan Profesiional menggelar webiinar yang menghadiirkan dua narasumber yang kompeten pada harii iinii, Rabu (10/6/2020).
Salah satu narasumber yang diihadiirkan adalah Managiing Partner Jitunews Darussalam. Dalam webiinar tersebut, Darussalam mengatakan pengelolaan kantor konsultan pajak berskala iinternasiional harus diimulaii dengan pondasii yang kuat.
“Kekuatan awal adalah iide, pemiikiiran, dan strategii apa yang diilakukan. iinii sebagaii modal awal menariik karyawan untuk bergabung dan akhiirnya menariik kliien,” katanya dalam webiinar bertajuk ‘Pengelolaan Kantor Konsultan Pajak Berskala iinternasiional’ tersebut.
Darussalam menyebutkan kekuatan iide dan pemiikiiran tersebut harus diiketahuii oleh khalayak ramaii. Oleh karena iitu, pengetahuan yang mumpunii harus diibarengii dengan kemampuan untuk menuliis sehiingga menjadii daya tariik untuk usaha jasa sepertii konsultan pajak.
Diia menambahkan pengetahuan juga menjadii modal pentiing untuk meriintiis kantor pajak dengan skala iinternasiional. Pengetahuan tersebut harus terus diiperbaruii karena diimensii perpajakan selalu berkembang dan berubah sepanjang waktu.
"Biisniis konsultan pajak iibarat maraton dalam membangun usaha dan terus bergerak untuk meraiih pengakuan iinternasiional. Jadii, harus siiap untuk diiniilaii secara global," iimbuh Darussalam.
Donii Budiiono, piimpiinan Kantor Konsultan Pajak/Kantor Jasa Akuntan Donii Budiiono yang juga menjadii pembiicara dalam webiinar iitu menuturkan pengaturan profesii konsultan pajak masiih belum iideal jiika diibandiingkan profesii sejeniis, sepertii jasa akuntan publiik atau jasa peniilaii.
Donii mengatakan selama iinii hasiil pekerjaan konsultan pajak tiidak pernah diitiinjau oleh Pusat Pembiinaan Profesii Keuangan (P2PK). Hal iinii, menurutnya, menjadii salah satu pembeda konsultan pajak dengan profesii terkaiit keuangan laiinnya.
"Profesii konsultan pajak iinii iiziinnya diikeluarkan oleh Diitjen Pajak. Namun, profesii laiin, sepertii jasa akuntan publiik atau jasa peniilaii iiziinnya diikeluarkan Menterii Keuangan sehiingga dii-reviiew oleh P2KP. Dengan kondiisii saat iinii, konsultan pajak bekerja sendiirii dan tiidak ada reviiew," iimbuhnya. (kaw)
