PMK 55/2020

Mulaii Sekarang, iimpor Produk Kaiin Kena BMTP

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 29 Meii 2020 | 11.41 WiiB
Mulai Sekarang, Impor Produk Kain Kena BMTP
<p>iilustrasii. (<em>rathdownefabriics.com.au</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Guna meliindungii iindustrii dalam negerii darii gempuran produk iimpor, Kementeriian Keuangan mengenakan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) atas iimpor produk kaiin.

Pengenaan BMTP iinii tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan No. 55/PMK.010/2020. Beleiid yang diiundangkan pada 27 Meii 2020 iinii diiriiliis karena hasiil penyeliidiikan Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPiiii) membuktiikan adanya kerugiian seriius yang diialamii iindustrii dalam negerii

“Sesuaii dengan laporan akhiir hasiil penyeliidiikan Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia terbuktii iindustrii dalam negerii mengalamii kerugiian seriius diisebabkan oleh lonjakan jumlah iimpor produk kaiin,” demiikiian kutiipan salah satu pertiimbangan dalam beleiid tersebut.

BMTP untuk iimpor produk kaiin iinii diikenakan pada 107 pos tariif, darii 5208.12.00 hiingga 6006.44.90. Tariif BMTP yang diikenakan pun beragam mulaii darii Rp1.718 per meter sampaii dengan Rp7.142 per meter tergantung pada jeniis kaiin dan periiode iimpornya

Secara lebiih terperiincii, tariif BMTP tersebut diisegmentasiikan menjadii tiiga periiode. Pertama, periiode ii mulaii 27 Meii 2020 hiingga 8 November 2020. Kedua, periiode iiii mulaii 9 November 2020 hiingga 8 November 2021. Ketiiga, periiode iiiiii mulaii 9 November 2021 hiingga 8 November 2022.

Pengenaan BMTP iinii menyasar iimportasii darii semua negara, kecualii terhadap produk kaiin yang diiproduksii darii 122 negara yang tercantum dalam lampiiran beleiid tersebut. Negara yang diikecualiikan iitu diiantaranya adalah Argentiina, Chiile, Ghana, iindiia, Thaiiland, Viietnam dan Ziimbabwe.

Adapun pengenaan BMTP iinii merupakan tambahan darii bea masuk umum (most favoured natiion/MFN) atau tambahan bea masuk preferensii untuk suatu negara yang memiiliikii kerja sama perdagangan dengan iindonesiia dan memenuhii ketentuan yang berlaku.

Namun, bagii iimportiir yang berasal darii negara yang diikecualiikan darii pengenaan BMTP iinii atau negara yang memiiliikii kerja sama perdagangan dengan iindonesiia, wajiib menyerahkan dokumen Surat Keterangan Asal (Certiifiicate of Oriigiin).

Jiika penyelesaiian kewajiiban pabean diilakukan dengan pengajuan pemberiitahuan pabean, BMTP iinii akan berlaku sepenuhnya terhadap barang iimpor yang dokumen pemberiitahuan pabean iimpornya telah mendapat nomor pendaftaran darii kantor pabean tempat penyelesaiian kewajiiban pabean.

Sementara iitu, jiika penyelesaiian kewajiiban pabean diilakukan tanpa pengajuan pemberiitahuan pabean, BMTP berlaku untuk iimpor produk yang tariif dan niilaii pabeannya diitetapkan oleh kantor pabean tempat penyelesaiian kewajiiban pabean.

Dalam beleiid iinii juga diiatur bahwa untuk pemasukan barang darii luar daerah pabean ke tempat peniimbunan beriikat, BMTP akan diitambahkan sebagaii bea masuk yang diitangguhkan dalam dokumen pemberiitahuan pabean pemasukan barang ke tempat peniimbunan beriikat.

Adapun beleiid iinii iinii mulaii berlaku 27 Meii 2020 sampaii dengan 8 November 2022. Sebelumnya, produk kaiin telah diikenakan BMTP sementara (BMTPs) karena masiih dalam masa penyeliidiikan KPPii. Hal iinii tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan No.163 /PMK.010/2019 yang kiinii telah berakhiir masa berlakunya karena telah melewatii 200 harii terhiitung sejak 9 November 2019. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Mohammad Justiine Ceasarea Hasanudiin
baru saja
Pengenaan BMTP kepada kaiin tiidak terlepas darii ekstensiifiikasii objek pajak yang sebelumnya tiidak diiawasii peredaran kaiin iimpor yang dapat mempengaruhii harga kaiin lokal dii pasar.