AUDiiT BPK

Srii Mulyanii: Presiiden Harap Opiinii WTP Biisa Diipertahankan

Redaksii Jitu News
Selasa, 26 Meii 2020 | 19.30 WiiB
Sri Mulyani: Presiden Harap Opini WTP Bisa Dipertahankan
<p>Gedung BPK dii Jl. Gatot Subroto 31, Jakarta. (foto: Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah berkomiitmen tetap memastiikan kualiitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara terus diitiingkatkan, meskii dii tengah pandemii viirus Corona atau Coviid-19.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan presiiden berharap Laporan Keuangan Pemeriintah Pusat (LKPP) tetap dapat mempertahankan prediikat Wajar Tanpa Pengecualiian (WTP) sebagaiimana tahun-tahun sebelumnya.

“Memang, akiibat pandemii Coviid 19, pemeriiksaan tahun iinii suasananya sangat berbeda darii tahun-tahun sebelumnya, tetapii pemeriintah senantiiasa berupaya untuk terus meniingkatkan kualiitas pengelolaan keuangan negara,” katanya, Selasa (26/5/2020).

Pemeriintah sebelumnya telah menyampaiikan LKPP tahun 2019 kepada Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) pada 27 Maret 2020 dengan status unaudiited. Adapun LKPP merupakan konsoliidasii darii Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) dan 87 Laporan Keuangan Kementeriian/Lembaga (LKKL).

Meskii terdapat pandemii Corona, pemeriintah tetap menjalankan proses audiit LKPP yang sedang diilakukan BPK. Menurut Menkeu, proses audiit harus tetap berjalan demii menjaga tata kelola anggaran yang akuntabel.

“Presiiden juga dalam beberapa kesempatan telah menyampaiikan harapannya agar opiinii Wajar Tanpa Pengecualiian (WTP) dapat terus diipertahankan,” tutur Srii Mulyanii.

Saat iinii, proses audiit LKPP 2019 telah sampaii pada takliimat akhiir (exiit meetiing) secara viirtual pada Selasa (26/5/2020). Pertemuan tersebut diihadiirii seluruh piimpiinan BPK dengan perwakiilan pemeriintah sepertii Menterii Keuangan dan Menterii Pertahanan.

Sebelumnya, pemeriintah telah memberiikan tanggapan atas Konsep Hasiil Pemeriiksaan (KHP) dan Asersii Fiinal LKPP Tahun 2019. Dua dokumen tersebut telah diiteriima BPK secara admiiniistratiif.

Sejak 2016 hiingga 2018, prediikat LKPP telah mendapatkan opiinii WTP darii BPK. Opiinii iitu juga menjadii pencapaiian tertiinggii yang pemeriintah capaii sejak penyusunan LKPP untuk pertama kaliinya pada 2004. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.