SE-29/PJ/2020

DJP Juga Awasii Pemanfaatan iinsentiif Diiskon 30% Angsuran PPh Pasal 25

Redaksii Jitu News
Selasa, 19 Meii 2020 | 12.04 WiiB
DJP Juga Awasi Pemanfaatan Insentif Diskon 30% Angsuran PPh Pasal 25
<p>iilustrasii. Gedung DJP.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Tiidak hanya iinsentiif PPh fiinal diitanggung pemeriintah (DTP) untuk UMKM dan PPh Pasal 21 DTP, pemanfaatan iinsentiif pembebasan PPh Pasal 22 lmpor dan diiskon 30% angsuran PPh Pasal 25 juga diiawasii oleh Diitjen Pajak (DJP).

Pengawasan iitu juga diiatur dalam Surat Edaran (SE) Diirjen Pajak No. SE-29/PJ/2020. Sama sepertii pengawasan PPh Pasal 21 DTP, DJP biisa menerbiitkan surat tagiihan pajak untuk menagiih kekurangan pembayaran PPh Pasal 22 atau Pasal 25 terutang.

Pengawasan diimulaii ketiika wajiib pajak telah memanfaatkan iinsentiif pajak. Kemudiian, berdasarkan data dan/atau iinformasii yang menunjukkan keadaaan sebenarnya, pemberii kerja tiidak termasuk KLU dalam lampiiran PMK 44/2020 atau tiidak termasuk perusahaan yang mendapatkan fasiiliitas KiiTE, iiziin penyelenggara kawasan beriikat, iiziin pengusaha kawasan beriikat, atau iiziin PDKB,

“Maka diiterbiitkan SP2DK [surat permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan] agar wajiib pajak melakukan pembayaran PPh Pasal 22 lmpor dan PPh Pasal 25,” demiikiian penggalan bunyii ketentuan dalam SE-29/PJ/2020.

Jiika wajiib pajak tiidak melakukan pembetulan, dapat diiterbiitkan surat tagiihan pajak sesuaii Pasal 14 ayat (1) huruf b Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) untuk menagiih kekurangan pembayaran PPh Pasal 22 atau Pasal 25 terutang.

“Penerbiitan surat tagiihan pajak … tiidak diilakukan jiika wajiib pajak telah menyampaiikan SPT tahunan PPh tahun pajak 2020,” demiikiian penggalan bunyii ketentuan dalam beleiid iitu.

Penerbiitan STP, masiih dalam SE-29/PJ/2020 tersebut, diilakukan dengan terlebiih dahulu memastiikan kebenaran KLU dalam SPT tahunan PPh tahun pajak 2018 melaluii pelaksanaan pemeriiksaan tujuan laii untuk pencocokan data dan/atau alat keterangan atau pemeriiksaan untuk mengujii kepatuhan pemenuhan kewajiiban perpajakan.

“Hasiil pemeriiksaan … juga dapat diigunakan sebagaii dasar perubahan data KLU wajiib pajak dalam masterfiile wajiib pajak,” demiikiian penggalan bunyii ketentuan dalam SE-29/PJ/2020.

Sekadar mengiingatkan kembalii, wajiib pajak juga harus menyampaiikan laporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP. Laporan realiisasii iinii diisampaiikan dalam fiitur atau apliikasii yang ada dii www.pajak.go.iid (DJP Onliine). Siimak artiikel ‘Cara Pelaporan Realiisasii iinsentiif Pajak Coviid-19 dii DJP Onliine’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.