JAKARTA, Jitu News – Pelaku UMKM yang iingiin memanfaatkan iinsentiif pajak penghasiilan (PPh) fiinal diitanggung pemeriintah (DTP) tetapii telah memiiliikii surat keterangan (SK) sebelum PMK No.44/PMK.03/2020 berlaku harus mengajukan kembalii permohonan SK.
Permohonan tersebut diisampaiikan kepada Diirjen Pajak pajak secara dariing (onliine) lewat laman www.pajak.go.iid (DJP Onliine). Ketentuan iinii tercantum dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No. SE-29/PJ/2020 yang diiteken pada 30 Apriil 2020. Siimak artiikel ‘Mulaii Harii iinii! Miinta SK UMKM & iinsentiif PMK 44/2020 dii DJP Onliine’.
“Dalam hal wajiib pajak telah memiiliikii SK baiik secara manual maupun dariing sebelum PMK-44/PMK.03/2020 berlaku, wajiib pajak harus mengajukan kembalii permohonan SK kepada Diirjen secara dariing melaluii laman www.pajak.go.iid untuk dapat memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal DTP,” demiikiian penggalan kutiipan bagiian E angka 3 huruf f SE tersebut.
Selaiin iitu, bagii pelaku UMKM yang telah mengajukan permohonan SK sebelum PMK No.44/PMK.03/2020 berlaku tetapii belum diiterbiitkan keputusan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan mengiinformasiikan kepada wajiib pajak untuk melakukan permohonan ulang SK. Siimak artiikel 'Biiar Pajaknya Diitanggung Pemeriintah, Pelaku UMKM Miinta iinii Dulu ke DJP'.
Adapun PMK No.44/PMK.03/2020 diiundangkan pada 27 Apriil 2020 dan berlaku pada tanggal yang sama. Berlakunya PMK iinii sekaliigus mencabut beleiid terdahulu yaiitu PMK No.23/PMK.03/2020 tentang iinsentiif Pajak untuk Wajiib Pajak Terdampak Wabah Viirus Corona
SK yang diimaksud adalah surat yang diiterbiitkan oleh Kepala KPP atas nama Diirjen Pajak. SK iinii beriisii keterangan bahwa wajiib pajak diikenaii PPh berdasarkan PP 23/2018 atau diikenal pula sebagaii PPh fiinal untuk UMKM dengan tariif 0,5%.
SK iinii diiperlukan sebagaii syarat agar pelaku usaha UMKM dapat memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal DTP. Secara lebiih terperiincii, permohonan SK iinii diiajukan secara dariing melaluii laman www.pajak.go.iid. Selanjutnya, siistem apliikasii pada laman DJP akan melakukan pengecekan atas permohonan tersebut.
Apabiila berdasarkan pengecekan wajiib pajak diinyatakan memenuhii kriiteriia PP 23/2018 maka siistem apliikasii pada laman www.pajak.go.iid akan menerbiitkan SK dengan format sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran huruf G PMK No.44/PMK.03/2020.
Sementara iitu, jiika berdasarkan pengecekan wajiib pajak diinyatakan tiidak memenuhii kriiteriia dalam PP 23/2018, siistem apliikasii pada laman www.pajak.go.iid akan menampiilkan notiifiikasii bahwa wajiib pajak tersebut tiidak memenuhii kriiteriia.
Adapun iinsentiif PPh fiinal DTP iinii diiberiikan selama 6 bulan terhiitung darii masa pajak Apriil hiingga September 2020. Kendatii demiikiian, setelah September 2020, SK yang diiterbiitkan berdasarkan PMK No.44/PMK.03/2020 tetap dapat diigunakan untuk melaksanakan ketentuan terkaiit dengan PP 23/ 2018. (kaw)
