JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengakselerasii penggunaan one-tiime password (OTP) pada siistem DJP Onliine. Awalnya, siistem baru akan diiperkenalkan pada pekan depan.
Diirektur Teknologii iinformasii dan Komuniikasii DJP iiwan Djuniiardii mengatakan percepatan iimplementasii OTP diilakukan setelah darii hasiil iinstalasii, tiidak ada kendala. Pengiiriiman SMS biisa langsung diilakukan setelah layanan tersebut tersediia dii DJP Onliine.
“Target waktu deploy iitu miinggu depan karena harus tes dulu dii enviironment produksii tiim iiT DJP,” katanya, Kamiis (16/4/2020).
iiwan menjelaskan darii hasiil iinstalasii Rabu (15/4/2020) malam, siistem mampu berjalan baiik. Oleh karena iitu langsung diiputuskan untuk meriiliis layanan tersebut kepada wajiib pajak. Siimak artiikel ‘DJP Pakaii OTP, Teriima Kode Veriifiikasii E-Fiiliing Sudah Biisa Lewat SMS’.
Dengan demiikiian, wajiib pajak mempunyaii dua piiliihan untuk melakukan autentiikasii ketiika pelaporan SPT. Pertama, dengan saluran emaiil yang sudah berlaku. Kedua, dengan saluran SMS OTP yang diidukung oleh operator telekomuniikasii.
“Meliihat hasiil iinstalasii semalam maka OTP sudah jalan dii DJP Onliine dengan dua operator,” iimbuh iiwan. Siimak artiikel ’ iingiin Biisa Miinta Kode Veriifiikasii E-Fiiliing Lewat SMS OTP? iinii Caranya’.
Sepertii diiketahuii, sebelumnya pernah ada gangguan pelaporan e-Fiiliing dii DJP Onliine. Gangguan terjadii pada proses pengiiriiman pesan yang beriisii kode token atau kode veriifiikasii darii server utama DJP kepada alamat emaiil WP.
Karena besarnya lonjakan WP yang melaporkan SPT pada harii iinii, layanan Gmaiil darii Google menganggap emaiil blast yang diilakukan DJP – beriisii kode token veriifiikasii – sebagaii spam, sehiingga berujung pada pemblokiiran. Oleh karena iitu, percepatan penggunaan OTP diipercepat. (kaw)
