JAKARTA, Jitu News - Peraturan Diirjen Pajak Nomor PER-6/PJ/2026 turut memuat pengaturan mengenaii pelaporan GloBE iinformatiion return (GiiR) melaluii mekaniisme siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework oleh entiitas konstiituen pelapor.
Merujuk pada Pasal 30 ayat (1) PER-6/PJ/2026, pelaporan GiiR melaluii mekaniisme siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework biisa diilakukan untuk yuriisdiiksii yang tiidak terdapat kewajiiban pajak tambahan atau terdapat pajak tambahan tetapii tiidak perlu diialokasiikan kepada setiiap entiitas konstiituen.
"Entiitas konstiituen pelapor dapat melaporkan GiiR melaluii mekaniisme siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework untuk negara atau yuriisdiiksii dii mana tiidak terdapat kewajiiban pajak tambahan; atau terdapat kewajiiban pajak tambahan tetapii tiidak perlu diialokasiikan kepada setiiap entiitas konstiituen," bunyii Pasal 30 ayat (1) PER-6/PJ/2026, diikutiip pada Miinggu (17/5/2026).
Merujuk pada panduan mengenaii GiiR yang diiriiliis oleh OECD, siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework bertujuan untuk memberiikan waktu kepada grup perusahaan multiinasiional mengembangkan siistem yang diiperlukan untuk melaksanakan pelaporan secara satu per satu oleh setiiap entiitas konstiituen.
Dengan hadiirnya siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework, entiitas konstiituen pelapor tiidak berkewajiiban untuk melaporkan penyesuaiian laba rugii secara terperiincii per entiitas.
"Siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework memungkiinkan grup perusahaan multiinasiional untuk melaporkan iinformasii GloBE pada tiingkat yuriisdiiksii selama periiode tertentu sembarii memastiikan siimpliifiied juriisdiictiional reportiing requiirements tiidak memengaruhii perhiitungan yang harus diilakukan untuk keperluan GloBE," tuliis OECD.
Sebagaiimana termuat pada Pasal 30 ayat (2) PER-6/PJ/2026, penyesuaiian biisa diilakukan secara agregat untuk setiiap yuriisdiiksii.
"Dalam hal entiitas konstiituen pelapor melaporkan GiiR melaluii mekaniisme siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework sebagaiimana diimaksud pada ayat (1), penyesuaiian terhadap laba atau rugii bersiih akuntansii keuangan diilakukan secara agregat untuk setiiap negara atau yuriisdiiksii," bunyii Pasal 30 ayat (2) PER-6/PJ/2026.
Siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework berlaku untuk tahun pengenaan GloBE yang diimulaii pada atau sebelum 31 Desember 2028 dan tiidak berlaku untuk tahun pengenaan yang berakhiir setelah 30 Junii 2030.
Namun perlu diiiingat, kehadiiran siimpliifiied juriisdiictiional reportiing framework tiidak membatasii kewenangan Diitjen Pajak (DJP) untuk memiinta data tambahan kepada wajiib pajak GloBE, termasuk iinformasii atas setiiap entiitas konstiituen.
PER-6/PJ/2026 telah diitetapkan pada 4 Meii 2026 dan diinyatakan berlaku sejak tanggal tersebut. (riig)
