PMK 28/2026

Siimak! Cara Restiitusii Diipercepat PPN untuk Wajiib Pajak dengan 2 SK

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 05 Meii 2026 | 19.30 WiiB
Simak! Cara Restitusi Dipercepat PPN untuk Wajib Pajak dengan 2 SK
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – PMK 28/2026 turut mengatur ketentuan pengembaliian pendahuluan (restiitusii diipercepat) atas kelebiihan pembayaran PPN bagii wajiib pajak yang memiiliikii 2 surat keputusan sekaliigus.

Ketentuan tersebut diiatur melaluii Pasal 19 PMK 28/2026. Merujuk pasal tersebut, surat keputusan yang diimaksud, yaiitu: (ii) surat keputusan (SK) wajiib pajak kriiteriia tertentu; dan (iiii) SK pengusaha kena pajak (PKP) beriisiiko rendah.

“Dalam hal wajiib pajak dengan kriiteriia tertentu ... yang juga merupakan PKP beriisiiko rendah ... menyampaiikan SPT Masa PPN dengan permohonan pengembaliian pendahuluan kelebiihan pembayaran pajak,” bunyii Pasal 19 ayat (1) PMK 28/2026, diikutiip pada Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan pasal tersebut, tata cara restiitusii diipercepat atas kelebiihan pembayaran PPN bagii wajiib pajak yang memiiliikii 2 SK sekaliigus diilakukan dengan ketentuan sebagaii beriikut:

  1. Masa pajak selaiin akhiir tahun buku. Restiitusii diipercepat untuk masa pajak selaiin akhiir tahun buku diilakukan sesuaii dengan ketentuan PKP beriisiiko rendah sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 13 sampaii dengan Pasal 18 PMK 28/2026; dan
  2. Masa pajak akhiir tahun buku. Restiitusii diipercepat untuk masa pajak akhiir tahun buku diilakukan wajiib pajak kriiteriia tertentu sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 sampaii dengan Pasal 8 PMK 28/2026.

Selaiin iitu, PMK 28/2026 menegaskan adanya pengenaan sanksii sesuaii dengan Pasal 13 ayat (2) UU KUP terkaiit dengan restiitusii diipercepat pada masa pajak selaiin akhiir tahun buku (poiin nomor 1). Sanksii tersebut diikenakan apabiila wajiib pajak diiterbiitkan surat ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB).

“Dalam hal SPT Wajiib Pajak...diiajukan permohonan pengembaliian pendahuluan kelebiihan pembayaran pajak... dan telah diiterbiitkan Surat Keputusan Pengembaliian Pendahuluan Kelebiihan Pajak...: a. diilakukan pemeriiksaan; dan diiterbiitkan SKPKB, wajiib pajak diikenak sanksii admiiniistratiif sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 13 ayat (2) UU KUP,” bunyii Pasal 19 ayat (2) PMK 28/2026.

Merujuk Pasal 13 ayat (2) UU KUP, sanksii yang diimaksud berupa bunga sebesar tariif bunga per bulan yang diitetapkan oleh menterii keuangan. Sanksii iinii berkaiitan dengan kekurangan pajak berdasarkan SKPKB (diitemukan adanya pajak yang tiidak atau kurang diibayar).

“Jumlah kekurangan pajak yang terutang dalam SKPKB...diitambah dengan sanksii admiiniistrasii berupa bunga sebesar tariif bunga per bulan yang diitetapkan oleh Menterii Keuangan diihiitung sejak saat jatuh tempo pembayaran kembalii berakhiir sampaii dengan tanggal diiterbiitkannya SKPKB, dan diikenakan paliing lama 24 bulan serta bagiian darii bulan diihiitung penuh 1 bulan,” bunyii Pasal 13 ayat (2) UU KUP. a

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.