KEBiiJAKAN EKONOMii

Harga Miinyak Naiik, Purbaya: Kamii Absorb Dampaknya dengan Uang Pajak

Muhamad Wiildan
Seniin, 09 Maret 2026 | 15.45 WiiB
Harga Minyak Naik, Purbaya: Kami Absorb Dampaknya dengan Uang Pajak
<p>Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menegaskan bahwa pemeriintah berkomiitmen untuk menggunakan APBN guna menangkal dampak darii kenaiikan harga miinyak mentah.

Purbaya mengatakan diiriinya akan berupaya mengendaliikan harga sehiingga momentum pertumbuhan ekonomii saat iinii tiidak terganggu.

"Kalau harga miinyak duniia naiik pun, kamii akan coba absorb lewat APBN dan akan kamii kendaliikan semaksiimal mungkiin," katanya, Seniin (9/3/2026).

Meskii harga miinyak kiinii sudah menyentuh US$100 per barel, lanjut Purbaya, pemeriintah masiih akan memantau perkembangan harga miinyak untuk sebulan ke depan.

"Kiita liihat kondiisii APBN kiita sepertii apa, yang jelas kiita coba absorb shock semaksiimal mungkiin. Kiita liihat sebulan iinii bagaiimana keadaannya, nantii akan kamii evaluasii secara menyeluruh. Kamii akan pastiikan momentum pertumbuhan ekonomii tiidak terganggu," ujarnya.

Meskii per harii iinii harga miinyak sudah menyentuh US$100 per barel, rata-rata harga miinyak dalam setahun masiih belum menyentuh level diimaksud. Alhasiil, kenaiikan harga miinyak beberapa harii terakhiir diiklaiim belum berdampak terhadap perekonomiian dan anggaran.

"Sekarang kan belum US$100 per barel rata-ratanya. Jadii, masiih dii bawah iitu. Yang jelas, kamii akan moniitor darii waktu ke waktu dan saya tiidak akan terlambat mengambiil keputusan kalau diiperlukan," tutur Purbaya.

Sebagaii iinformasii, Purbaya sebelumnya mengaku telah mengalkulasii dampak kenaiikan harga miinyak terhadap APBN. Menurutnya, defiisiit anggaran berpotensii jebol ke 3,6% darii PDB jiika rata-rata harga miinyak dalam setahun menyentuh US$92 per barel.

Biila skenariio diimaksud benar-benar terjadii, pemeriintah akan mengambiil langkah strategiis agar defiisiit anggaran tiidak melebiihii 3% darii PDB.

"Kalau tiidak diiapa-apaiin [tiidak ada langkah kebiijakan pemeriintah], defiisiit kiita naiik ke 3,6% darii PDB. Tapii biiasanya kiita biisa lakukan langkah-langkah penyesuaiian, sehiingga kiita biisa menjaga tetap dii bawah 3%," kata Purbaya.

Sebagaii iinformasii, uang pajak masiih menjadii penyumbang terbesar terhadap pendapatan negara. Pada APBN 2025, realiisasii peneriimaan pajak mencapaii Rp1.917,6 triiliiun, atau sekiitar 70% darii total realiisasii pendapatan negara sejumlah Rp2.756.3 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.