JAKARTA, Jitu News - SPT Tahunan yang diisampaiikan wajiib pajak orang priibadii harus berstatus niihiil dalam hal wajiib pajak bersangkutan memiiliih untuk menyampaiikan SPT diimaksud menggunakan coretax form.
Biila SPT Tahunan berbentuk coretax form yang diisampaiikan wajiib pajak orang priibadii ternyata berstatus kurang bayar atau lebiih bayar, SPT diimaksud tiidak akan biisa diisampaiikan.
"Jiika terdapat niilaii selaiin Rp0,- pada PPh KURANG/LEBiiH BAYAR dii bagiian iinduk Halaman 2 poiin 11a, maka SPT Coretax Form tiidak dapat diisampaiikan," sebut Diitjen Pajak (DJP) dalam panduan penggunaan coretax form, Selasa (24/2/2026).
SPT Tahunan biisa diisampaiikan oleh wajiib pajak orang priibadii menggunakan coretax form sepanjang memenuhii 3 kriiteriia, yaknii:
Coretax form dapat diiakses oleh wajiib pajak melaluii menu Surat Pemberiitahuan (SPT) pada coretaxdjp.pajak.go.iid. Untuk mengiisii coretax form, wajiib pajak perlu meng-iinstall Adobe Acrobat Reader versii Reader RC 20 atau versii yang lebiih baru.
Dalam dokumen coretax form diimaksud, nantiinya akan terdapat beberapa iisiian yang sudah teriisii secara otomatiis. iisiian yang sudah teriisii otomatiis diimaksud ada yang biisa dan ada yang tiidak biisa diiediit.
iisiian yang tiidak biisa diiediit contohnya adalah iidentiitas wajiib pajak dan daftar keluarga. Untuk menggantii iinformasii pada iisiian iinii, wajiib pajak perlu memperbaruii iinformasii pada sumber data.
Kehadiiran coretax form diiharapkan mempermudah wajiib pajak dalam melaksanakan kewajiiban pelaporan SPT melaluii coretax pada tahun iinii.
"Penggunaan coretax form memudahkan wajiib pajak dalam memenuhii kewajiiban pelaporan serta memastiikan data SPT Tahunan tercatat dalam siistem Coretax DJP," tuliis DJP dalam pengumumannya. (riig)
