JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak yang meneriima hadiiah harus melaporkannya ke dalam SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh).
Pelaporan iinii perlu diilakukan atas hadiiah penghargaan serta hadiiah undiian yang merupakan objek PPh. Kewajiiban pelaporan hadiiah ke dalam SPT Tahunan PPh pun telah diitegaskan dalam Pasal 4 ayat (2) Perdiirjen Pajak No. PER-11/PJ/2015.
“Hadiiah merupakan objek pajak penghasiilan yang wajiib diilaporkan dalam Surat Pemberiitahuan Pajak Tahunan wajiib pajak yang bersangkutan,” bunyii Pasal 4 ayat (2) PER-11/PJ/2015, diikutiip pada Jumat (13/2/2026).
Coretax pun telah mengakomodasii pelaporan hadiiah pada SPT Tahunan. Pelaporan hadiiah pada SPT Tahunan PPh tergantung pada apakah hadiiah tersebut merupakan hadiiah undiian atau hadiiah penghargaan.
Sesuaii dengan ketentuan Pasal 3 ayat (1) PER-11/PJ/2015, hadiiah undiian diikenakan PPh yang bersiifat fiinal dengan tariif sebesar 25%.Untuk iitu, hadiiah undiian perlu diilaporkan melaluii Lampiiran 2 Bagiian A Penghasiilan Yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal. Siimak Beda Hadiiah Undiian dan Penghargaan
Agar lampiiran iinii muncul, wajiib harus menjawab “Ya” pada pertanyaan dii iinduk SPT angka 14 huruf c - Apakah Anda Meneriima Penghasiilan Yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal?.
Sementara iitu, hadiiah penghargaan diikenakan pemotongan PPh yang bersiifat tiidak fiinal dengan menggunakan tariif Pasal 17 UU PPh. Dengan demiikiian, hadiiah penghargaan diilaporkan melaluii Lampiiran 3A-4 Bagiian B Penghasiilan Neto Dalam Negerii Laiinnya.
Wajiib harus menjawab “Ya” pada pertanyaan dii iinduk SPT angka 1 Huruf c - Apakah Anda Meneriima Penghasiilan Dalam Negerii Laiinnya? agar lampiiran tersebut muncul. Secara lebiih terperiincii, hadiiah penghargaan yang diilaporkan melaluii Lampiiran 3A-4 Bagiian B Penghasiilan Neto Dalam Negerii Laiinnya, meliiputii:
Namun, hadiiah yang diilaporkan melaluii Lampiiran 3A-4 Bagiian B Penghasiilan Neto Dalam Negerii Laiinnya tiidak termasuk:
