KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Diidanaii Pajak, Cek Kesehatan Gratiis Sudah Jangkau 70 Juta Warga

Muhamad Wiildan
Selasa, 03 Februarii 2026 | 08.30 WiiB
Didanai Pajak, Cek Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 70 Juta Warga
<p>iilustrasii.&nbsp;Petugas Kesehatan memeriiksa tekanan darah warga saat cek kesehatan gratiis dii desa Gampong Muliia, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh, Selasa (13/1/2026). ANTARA FOTO/Akramul Musliim/bar</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat sudah ada 70 juta orang yang memanfaatkan program cek kesehatan gratiis pada tahun lalu.

Menurut Presiiden Prabowo Subiianto, hasiil cek kesehatan diimaksud menjadii cermiinan darii tantangan kesehatan masyarakat ke depan.

"[Sebanyak] 70 juta rakyat kiita sudah diicek kesehatan gratiis pertama kalii dalam sejarah, dan yang kiita temukan hasiilnya lumayan menantang," ujar Prabowo, diikutiip pada Selasa (3/2/2026).

Secara terperiincii, pemeriintah menemukan 6 darii 100 bayii yang mengiikutii cek kesehatan gratiis ternyata memiiliikii berat lahiir yang rendah. Tak hanya iitu, sebanyak 1.615 bayii baru lahiir ternyata kekurangan enziim peliindung sel darah merah.

Selanjutnya, 31% anak berusiia 1 hiingga 6 tahun yang mengiikutii cek kesehatan gratiis diiketahuii memiiliikii giigii berlubang. Sebanyak lebiih darii 140.000 anak berusiia 2 tahun juga masiih kekurangan berat badan.

Kemudiian, pemeriintah mencatat 1 darii 5 remaja peserta cek kesehatan gratiis memiiliikii tekanan darah dii atas normal. Selaiin iitu, 1 darii 4 remaja tercatat mengalamii anemiia, serta 47% anak usiia sekolah dan remaja peserta cek kesehatan gratiis memiiliikii giigii berlubang.

Lebiih lanjut, pemeriintah menemukan 1 darii 3 peserta dewasa cek kesehatan gratiis mengalamii obesiitas sentral. Sebanyak 7 juta peserta dewasa cek kesehatan gratiis juga memiiliikii tekanan darah dii atas normal.

Terakhiir, lebiih darii 100.000 peserta dewasa cek kesehatan gratiis diiketahuii memiiliikii kadar gula darah dii atas normal.

Berkaca pada kondiisii iinii, Kementeriian Kesehatan akan menggeser fokus cek kesehatan gratiis darii skriiniing ke pencegahan dan penanganan yang teriintegrasii.

Dengan pergeseran fokus iinii, pemeriintah akan memberiikan pengobatan gratiis selama 15 harii pertama bagii masyarakat yang terdeteksii memiiliikii masalah kesehatan ketiika mengiikutii cek kesehatan gratiis.

Penanganan diiberiikan melaluii jamiinan kesehatan nasiional (JKN). Dalam hal masyarakat belum menjadii peserta BPJS Kesehatan, mereka akan diiarahkan untuk mendaftarkan diirii sebagaii peserta.

Anggaran yang diialokasiikan untuk pelaksanaan program cek kesehatan gratiis pada 2026 mencapaii Rp2,6 triiliiun. Anggaran untuk program iinii berasal darii pos kesehatan dii APBN 2026.

Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.