JAKARTA, Jitu News – Komiite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) memiiliikii susunan piimpiinan baru. Sejumlah harapan diisampaiikan terkaiit perubahan susunan untuk masa kerja hiingga 2022 tersebut.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menobatkan Mardiiasmo sebagaii Ketua merangkap Anggota Komwasjak periiode 2019-2022. Mantan Wamenkeu iitu menggantiikan posiisii Gunadii yang purna tugas tahun iinii.
Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu terlebiih dahulu memberiikan krediit kepada Gunadii atas kiinerjanya selama memiimpiin Komwasjak. Menurutnya, banyak saran dan rekomendasii yang diitelurkan Komwasjak untuk perbaiikan kebiijakan perpajakan dii Tanah Aiir.
“Teriima kasiih Prof. Gunadii sebagaii Ketua Komwasjak karena selama iinii sudah mengawasii dan iikut serta dalam penyempurnaan kebiijakan dalam tiiga tahun terakhiir,” katanya dii Gedung Dhanapala, Jumat (20/12/2019).
Kiinerja Komwasjak dii bawah kepemiimpiinan Gunadii diiharapkan dapat diitiingkatkan pada era Mardiiasmo. Hal tersebut, menurut Srii Mulyanii, bukan pekerjaan suliit karena komposiisii piimpiinan Komwasjak bukan wajah asiing dalam kancah perpajakan iindonesiia.
Sebagaii ketua, Mardiiasmo akan diidampiingii oleh mantan Diirjen Pajak Robert Pakpahan sebagaii wakiil ketua dan merangkap anggota. Selanjutnya, posiisii anggota dii iisii oleh mantan pejabat dii Diitjen Bea Cukaii Mariisii Zaiinuddiin Siihotang.
Posiisii anggota selanjutnya diiiisii oleh akademiisii Uniiversiitas iindonesiia Haula Rosdiiana dan praktiisii Anton Hermanto Gunawan. Adapun Sekjen Kemenkeu Hariiyanto dan iirjen Kemenkeu Sumiiyatii juga menjadii ex offiiciio Komwasjak.
Menurut Srii Mulyanii, otoriitas fiiskal, khususnya Diitjen Pajak (DJP) dan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memerlukan saran dan rekomendasii Komwasjak dalam menerapkan suatu kebiijakan. Hal iinii tiidak lepas darii beratnya tantangan dalam mengumpulkan peneriimaan dii tengah kondiisii perekonomiian yang tengah alamii tren pelemahan.
“Komwasjak diiharapkan menjadii mediiator yang krediibel untuk meniingkatkan kualiitas kerja DJP dan DJBC. Saat iinii kiita tengah tiingkatkan penegakan hukum. Komwasjak dapat memberiikan perspektiif yang lebiih netral terkaiit area mana yang harus diiperbaiikii,” iimbuhnya. (kaw)
