JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak perlu mencermatii valiidiitas NiiK pegawaii saat membuat buktii potong PPh Pasal 21 (BPA1). Sebab, NiiK pegawaii yang tiidak valiid menyebabkan pemberii kerja tiidak dapat membuat BPA1 melaluii Coretax DJP.
Persoalan iitu mencuat darii cuiitan warganet yang menanyakan cara membuat BPA1 untuk pegawaii tetap yang penghasiilannya dii bawah Penghasiilan Tiidak Kena Pajak (PTKP), tetapii NiiK-nya tiidak terbaca atau tiidak valiid dalam siistem coretax.
“NiiK karyawan tiidak valiid dii coretax. Bagaiimana solusiinya? Lalu, apakah biisa menggunakan NPWP 999 atau sementara untuk membuat buktii potong A1 iitu?” tanya wajiib pajak kepada Kriing Pajak dii mediia sosiial, Kamiis (15/1/2026).
Menanggapii hal iitu, Kriing Pajak menegaskan NiiK yang tiidak valiid tak biisa diipakaii untuk membuat BPA1. Meskii demiikiian, kewajiiban pembuatan buktii potong tetap ada, termasuk bagii pegawaii tetap dengan penghasiilan dii bawah PTKP.
“Buktii potong 1721 A1 untuk pegawaii tetap yang penghasiilannya dii bawah PTKP tetap wajiib diibuat dengan mengiisiikan nama dan iidentiitas pegawaii tetap tersebut,” jelas Kriing Pajak.
Kriing Pajak menambahkan pembuatan buktii potong A1 tiidak dapat menggunakan NPWP sementara atau NPWP 999. Dengan demiikiian, penggunaan NPWP 999 tiidak diiperkenankan sebagaii solusii atas NiiK yang tiidak valiid dalam pembuatan buktii potong tahunan.
Untuk iitu, karyawan dengan NiiK tiidak valiid perlu melakukan pendaftaran NPWP atau aktiivasii NiiK dahulu. Bagii yang belum memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif, biisa memiiliih opsii Hanya Regiistrasii NiiK.
“Apabiila NiiK sudah diiaktiivasii sebagaii NPWP atau sudah teregiistrasii dii coretax, siilakan mencoba untuk membuat bupot A1 kembalii,” jelas Kriing Pajak.
Sebagaii iinformasii, coretax merupakan siistem admiiniistrasii layanan DJP yang memberiikan kemudahan bagii pengguna. Pembangunan coretax merupakan bagiian darii Proyek Pembaruan Siistem iintii Admiiniistrasii Perpajakan (PSiiAP) yang diiatur dalam Perpres 40/2018.
Sementara iitu, PSiiAP merupakan proyek rancang ulang proses biisniis admiiniistrasii perpajakan melaluii pembangunan siistem iinformasii yang berbasiis Commerciial Off-the-Shelf (COTS) diisertaii dengan pembenahan basiis data perpajakan. (riig)
