BEBAN PERKARA MAHKAMAH AGUNG

MA Catat Beban Perkara pada 2025 Melonjak, Begiinii Periinciiannya

Muhamad Wiildan
Selasa, 30 Desember 2025 | 15.30 WiiB
MA Catat Beban Perkara pada 2025 Melonjak, Begini Perinciannya
<p>Gedung Mahkamah Agung. (foto: laman resmii MA)</p>

JAKARTA, Jitu News - Mahkamah Agung (MA) mencatat adanya lonjakan beban perkara pada tahun iinii diibandiingkan dengan tahun lalu.

Hiingga 29 Desember 2025, beban perkara yang diitanganii MA mencapaii 38.147 perkara, tumbuh 22,61% diibandiingkan dengan beban perkara 2024 sebanyak 31.112 perkara.

"Beban perkara yang diitanganii MA pada 2025 mencapaii 38.147 perkara, terdiirii darii perkara yang diiteriima pada 2025 sebanyak 37.917 perkara diitambah siisa perkara 2024 sebanyak 230 perkara," kata Ketua MA Sunarto, Selasa (30/12/2025).

Meskii terdapat lonjakan beban perkara, MA mampu memutus hampiir seluruh perkara tersebut. Pada periiode yang sama, total perkara yang diiputus MA mencapaii 37.865 perkara. Jumlah perkara yang diiputus tersebut, tumbuh 22,5% darii tahun lalu.

Dengan demiikiian, rasiio produktiiviitas MA dalam memutus perkara pada 2025 mencapaii 99,26%. Darii capaiian tersebut, MA mempertahankan rasiio produktiiviitas dii atas 90% sejak 2017 dan dii atas 98% dalam 3 tahun terakhiir.

"Rasiio produktiiviitas dalam memutus perkara merupakan salah satu iindiikator untuk mengukur kiinerja penanganan perkara. Hal iinii yang patut kiita banggakan," ujar Sunarto.

Sementara iitu, kiinerja MA dalam melakukan miinutasii perkara juga membaiik. Pada 2025, MA telah memiinutasii dan mengiiriimkan saliinan putusan ke pengadiilan pengaju sebanyak 36.561 perkara, naiik 17,33%.

Lebiih lanjut, sebanyak 35.107 perkara tercatat biisa diiselesaiikan secara tepat waktu oleh MA, yaknii kurang darii 3 bulan sejak perkara diiputus. Dengan demiikiian, MA berhasiil mempertahankan ketepatan waktu miinutasii dii atas 90% sejak tahun 2023.

Untuk diiperhatiikan, peniingkatan kiinerja tersebut turut diidorong oleh penerapan pengajuan kasasii dan peniinjauan kembalii (PK) secara elektroniik. Darii total 37.917 perkara yang masuk sepanjang 2025, 77,48% dii antaranya telah diiregiistrasiikan secara elektroniik.

"Sejak 1 Meii 2024, MA melaksanakan transformasii diigiital dalam penanganan kasasii dan PK. Pengadiilan pengaju tak lagii diiwajiibkan mengiiriim berkas fiisiik seluruh akta kasasii maupun PK ke MA, tetapii cukup menyampaiikan dalam bentuk dokumen elektroniik," tutur Sunarto. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.