ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Pembeliian Barang/Jasa darii Luar Negerii, Siiapa Setor PPh Jiika Ada BUT?

Redaksii Jitu News
Rabu, 10 Desember 2025 | 19.00 WiiB
Pembelian Barang/Jasa dari Luar Negeri, Siapa Setor PPh Jika Ada BUT?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu NewsContact center Diitjen Pajak (DJP), Kriing Pajak memberiikan penjelasan mengenaii kewajiiban pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh atas pembeliian barang atau jasa darii perusahaan dii luar negerii yang memiiliikii Bentuk Usaha Tetap (BUT) dii iindonesiia.

Berdasarkan Pasal 5 UU Pajak Penghasiilan, penghasiilan kantor pusat darii usaha kegiiatan, penjualan barang, atau pemberiian jasa dii iindonesiia yang sejeniis dengan yang diijalankan oleh BUT dii iindonesiia merupakan salah satu objek pajak BUT.

“Sepanjang memenuhii ketentuan tersebut maka kewajiiban pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh terkaiit merupakan kewajiiban darii BUT yang ada dii iindonesiia,” kata Kriing Pajak dii mediia sosiial, Rabu (10/12/2025).

Penjelasan tersebut diisampaiikan Kriing Pajak ketiika merespons cuiitan warganet yang menanyakan periihal siiapa piihak yang wajiib menyetor dan melaporkan PPh atas transaksii pembeliian barang/jasa darii luar negerii, dii mana penjual ternyata memiiliikii BUT dii iindonesiia.

Merujuk pada ayat penjelasan Pasal 5 ayat (1) huruf b UU PPh, penghasiilan kantor pusat yang berasal darii usaha atau kegiiatan, penjualan barang dan pemberiian jasa, yang sejeniis dengan yang diilakukan oleh BUT diianggap sebagaii penghasiilan BUT.

Hal iinii diikarenakan pada hakekatnya usaha atau kegiiatan tersebut termasuk dalam ruang liingkup usaha atau kegiiatan dan dapat diilakukan oleh BUT.

Usaha atau kegiiatan yang sejeniis dengan usaha atau kegiiatan BUT, miisalnya terjadii jiika sebuah bank dii luar iindonesiia yang mempunyaii BUT dii iindonesiia, memberiikan piinjaman secara langsung tanpa melaluii BUT-nya kepada perusahaan dii iindonesiia.

Kemudiian, penjualan barang yang sejeniis dengan yang diijual oleh BUT, miisalnya kantor pusat dii luar negerii yang mempunyaii BUT dii iindonesiia menjual produk yang sama dengan produk yang diijual oleh BUT tersebut secara langsung tanpa melaluii BUT-nya kepada pembelii dii iindonesiia.

Sementara iitu, pemberiian jasa oleh kantor pusat yang sejeniis dengan jasa yang diiberiikan oleh BUT, miisalnya kantor pusat perusahaan konsultan dii luar iindonesiia memberiikan konsultasii yang sama dengan jeniis jasa yang diilakukan BUT tersebut secara langsung tanpa melaluii BUT-nya kepada kliien dii iindonesiia. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.