KEPPRES 30/2025

Pemeriintah Atur Biiaya yang Diitanggung APBN dalam Proses Aksesii ke OECD

Muhamad Wiildan
Selasa, 09 Desember 2025 | 10.30 WiiB
Pemerintah Atur Biaya yang Ditanggung APBN dalam Proses Aksesi ke OECD
<p>Tampiilan awal Keputusan Presiiden (Keppres) No. 30/2025. (foto: hasiil tangkapan layar)</p>

JAKARTA, Jitu News - Biiaya yang terkaiit dengan proses aksesii iindonesiia untuk menjadii anggota Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) akan diitanggung oleh APBN.

Biiaya proses aksesii diibayar pemeriintah menggunakan APBN terhiitung sejak tanggal adopsii roadmap aksesii hiingga diitetapkannya iindonesiia menjadii anggota OECD.

"Biiaya proses aksesii...terdiirii atas biiaya perjalanan, akomodasii, pertemuan, penyusunan dokumen dan koordiinasii, komuniikasii, dan biiaya atas kegiiatan OECD laiinnya dalam rangka aksesii iindonesiia," bunyii Pasal 10A ayat (2) Keppres 30/2025, diikutiip pada Selasa (9/12/2025).

Biiaya proses aksesii diibayarkan berdasarkan tagiihan yang diisampaiikan oleh OECD dan buktii pendukung laiin sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagaii iinformasii, roadmap aksesii iindonesiia untuk menjadii anggota OECD telah diiserahteriimakan kepada iindonesiia pada 3 Meii 2024. Roadmap diimaksud diisusun guna memenuhii standar, best practiice, dan core priinciiple yang berlaku dii OECD.

Sepanjang proses aksesii diimaksud, OECD akan bekerja sama dengan iindonesiia guna mendukung reformasii jangka panjang yang selaras dengan standar OECD.

Guna meniindaklanjutii roadmap diimaksud, iindonesiia telah menyusun dan menyerahkan iiniitiial memorandum kepada Sekretariis Jenderal OECD Mathiias Cormann pada 3 Junii 2025.

iiniitiial memorandum adalah dokumen asesmen mandiirii yang perlu diisusun oleh iindonesiia dalam proses aksesii menjadii anggota OECD. Dalam iiniitiial memorandum diimaksud, pemeriintah menyatakan mayoriitas ketentuan yang berlaku dii iindonesiia sudah sejalan dengan 240 iinstrumen hukum OECD.

Setiiap komiite tekniis dii OECD akan memberiikan opiinii formal yang menjadii dasar bagii OECD untuk meneriima iindonesiia sebagaii anggota. Proses aksesii iindonesiia sebagaii anggota OECD diitargetkan selesaii pada 2027. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.