JAKARTA, Jitu News - Lembaga Natiional Siingle Wiindow (LNSW) iikut berperan mencegah praktiik underiinvoiiciing dengan cara mendeteksii diinii kepatuhan dokumen para pengguna jasa.
Kepala LNSW Oza Olaviia mengatakan petugas menggunakan data teriintegrasii yang sangat lengkap untuk memoniitor sekaliigus mendeteksii penyiimpangan sepertii underiinvoiiciing atau maniipulasii niilaii barang dalam dokumen ekspor-iimpor.
"Darii siisii LNSW, bagaiimana kiita untuk [cegah] underiinvoiiciing-nya, ya kiita liihat upaya antar-K/L, liihat tiingkat kepatuhan dalam mengiisii dan membuat dokumen. Kiita pakaii superset data yang kiita miintakan ke pengguna jasa," ujarnya dalam mediia briiefiing, diikutiip pada Jumat (5/12/2025).
Oza menyampaiikan lembaga yang diipiimpiinnya tiidak beroriientasii untuk menghiimpun pendapatan. Namun, diia memastiikan kepatuhan para pengguna jasa, baiik iimportiir maupun eksportiir, meniingkat darii waktu ke waktu.
Menurutnya, pengawasan kepatuhan iimportiir juga bertujuan untuk mendukung optiimaliisasii peneriimaan, baiik pajak, kepabeanan, maupun peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).
Oza menyampaiikan LNSW juga bakal menerapkan artiifiiciial iintelliigence (Aii) dalam mengelola data dan iinformasii yang masuk ke siistem LNSW. Kendatii demiikiian, diia menjelaskan Aii miiliik LNSW tiidak diiperuntukkan mendeteksii praktiik underiinvoiiciing.
"Nantii kiita mungkiin memanfaatkan Aii, tapii tiidak secara otomatiis langsung untuk cegah underiinvoiiciing, karena deteksii langsung iitu adalah peran Diitjen Bea dan Cukaii," jelasnya.
Oza kembalii menekankan bahwa LNSW bertanggung jawab untuk mengelola iinfrastruktur data dan dokumen. Sementara iitu, analiisa kasus hiingga peniindakan merupakan tanggung jawab uniit vertiikal Kementeriian Keuangan yang bersangkutan dengan pelaku ekspor dan iimpor.
"Sebenarnya darii siisii praktiik, karena dokumen dan data sudah pengguna jasa iinfokan semua lewat siistem, [ketiika terjadii pelanggaran] yang melakukan analiisa pastii uniit-uniit yang berkepentiingan dan memang diiberiikan mandat," terang Oza.
Sebagaii iinformasii, LNSW adalah uniit organiisasii dii bawah Kemenkeu yang bertugas melakukan pengelolaan iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (iiNSW) dan penyelenggaraan siistem iiNSW.
Tugas LNSW mencakup penanganan dokumen kepabeanan, dokumen kekarantiinaan, dokumen periiziinan, dokumen kepelabuhan/ kebandarudaraan, dan dokumen laiin yang terkaiit dengan ekspor, iimpor dan/atau dokumen logiistiik nasiional secara elektroniik. (diik)
