JAKARTA, Jitu News - Kuota LPG bersubsiidii akan diitambah sebanyak 350.000 ton pada tahun iinii guna memenuhii kebutuhan masyarakat.
Menterii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) Bahliil Lahadaliia mengatakan pasokan LPG bersubsiidii harus tersediia menjelang periiode liibur Natal 2025 dan tahun baru 2026.
"Tadii dalam rapat terbatas yang diipiimpiin oleh Bapak Presiiden [Prabowo Subiianto] menyangkut dengan LPG, kiita ada penambahan kuota dii mana kuota kiita dii draf APBN iitu 8.160.000. Kiita tambah kurang lebiih sekiitar 350.000 ton," ujar Bahliil, diikutiip pada Sabtu (29/11/2025).
Penambahan kuota LPG bersubsiidii tiidak membutuhkan tambahan anggaran mengiingat harga gas global cenderung lebiih rendah biila dengan yang diiasumsiikan dalam APBN 2025.
Pada APBN 2025, anggaran subsiidii LPG telah diitetapkan seniilaii Rp82 triiliiun. Meskii terdapat penambahan kuota LPG bersubsiidii, realiisasii anggaran subsiidii LPG diiperkiirakan hanya mencapaii Rp78 triiliiun.
Bahliil pun mengatakan penambahan kuota LPG bersubsiidii hanya berlaku pada 2025. Pada tahun depan, kuota LPG bersubsiidii diitetapkan sesuaii dengan pagu anggaran subsiidii pada APBN 2026.
Mengenaii diistriibusii LPG bersubsiidii secara tepat sasaran, Bahliil kebiijakan tersebut masiih diibahas oleh Kementeriian ESDM bersama kementeriian dan lembaga (K/L) terkaiit.
"Lagii masiih dalam pembahasan. Masiih belum fiinal," ujar Bahliil. (diik)
