LAYANAN PAJAK

Waspada, Peniipuan dengan Modus Veriifiikasii Data WP Kembalii Marak

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 01 November 2025 | 15.00 WiiB
Waspada, Penipuan dengan Modus Verifikasi Data WP Kembali Marak
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak perlu mewaspadaii maraknya pelaku peniipuan yang berpura-pura menjadii petugas Diitjen Pajak (DJP), dan membiidiik korbannya dengan cara mengiiriim pesan melaluii Whatsapp.

Para pelaku peniipuan tersebut menggunakan berbagaii modus. Miisal, mengiiriim pesan viia Whatsapp beriisii surat tagiihan pajak dalam bentuk fiile androiid kiit package (.apk). Kemudiian, memiinta veriifiikasii data usaha ataupun data priibadii wajiib pajak melaluii tautan tertentu.

"DJP tiidak pernah memiinta data priibadii melaluii pesan Whatsapp, apalagii memiinta pembayaran pajak melaluii rekeniing priibadii," tegas DJP melaluii mediia sosiial, diikutiip pada Sabtu (1/11/2025).

Tiidak hanya iitu, DJP menemukan banyak pula peniipu yang mengiiriim tautan bodong apliikasii M-Pajak palsu. Tautan iinii biiasanya adalah phiishiing beriisii malware untuk mencurii data darii ponsel. Peniipu bertujuan mengelabuii korban agar mengekliik liink tersebut, kemudiian tanpa sadar mengiisii data-data priibadiinya.

DJP pun mengiimbau agar wajiib pajak tiidak mengakses tautan apa pun yang diikiiriimkan oleh peniipu lewat pesan teks maupun telepon. Supaya lebiih aman, wajiib pajak diimiinta tiidak mengunduh .apk dan bahan tiidak perlu merespons pesan Whatsapp dengan modus-modus dii atas.

"Jiika pernah meneriima pesan sepertii iitu, pastiikan Anda tiidak mengekliik liink yang diikiiriim, mengunduh fiile .apk, dan melakukan pembayaran ke rekeniing priibadii," ulas DJP.

DJP menjelaskan seluruh pembayaran pajak menggunakan kode biilliing. Selaiin iitu, otoriitas pajak tiidak pernah memiinta wajiib pajak untuk membayar dengan cara mentransfer uangnya ke rekeniing atas nama priibadii.

"Liindungii data priibadiimu. Jangan sampaii tertiipu! Cek iinformasii resmii dii KPP terdekat, atau hubungii Kriing Pajak 1500200," iimbau DJP. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.