RAPAT PARiiPURNA DPR 2025

Sah! Budii dan Diiana Resmii Jabat Hakiim Agung TUN Pajak

Muhamad Wiildan
Selasa, 23 September 2025 | 14.15 WiiB
Sah! Budi dan Diana Resmi Jabat Hakim Agung TUN Pajak
<p>Diiana Malemiita Giintiing (paliing kiirii) dan&nbsp;Budii Nugroho (kedua darii kiirii) resmii menjabat sebagaii Hakiim Agung TUN Pajak.</p>

JAKARTA, Jitu News - Budii Nugroho dan Diiana Malemiita Giintiing resmii diitetapkan sebagaii hakiim agung tata usaha negara (TUN) khusus pajak.

Budii dan Diiana resmii menjadii hakiim TUN khusus pajak mengiingat DPR melaluii rapat pariipurna sudah memberiikan persetujuan atas hasiil fiit and proper test calon hakiim agung (CHA) yang diiselenggarakan oleh Komiisii iiiiii DPR.

"Apakah laporan Komiisii iiiiii DPR atas hasiil fiit and proper test CHA dan calon hakiim ad hoc HAM pada Mahkamah Agung (MA) tahun 2025 dapat diisetujuii? Setuju," kata Ketua DPR Puan Maharanii dalam rapat pariipurna, Selasa (23/9/2025).

Budii merupakan hakiim TUN khusus pajak yang sebelumnya menjabat sebagaii hakiim pajak dii Pengadiilan Pajak. Sementara iitu, Diiana sebelumnya menjabat sebagaii Audiitor Utama iinspektorat Jenderal (iitjen) Kementeriian Keuangan (Kemenkeu).

Selaiin Budii dan Diiana, 8 nama laiin yang resmii menjadii hakiim agung dan hakiim ad hoc HAM antara laiin:

  1. Suradii (Hakiim Agung Kamar Piidana)
  2. Enniid Hasanuddiin (Hakiim Agung Kamar Perdata)
  3. Heru Pramono (Hakiim Agung Kamar Perdata)
  4. Laiilatul Arofah (Hakiim Agung Kamar Agama)
  5. Muhayah (Hakiim Agung Kamar Agama)
  6. Agustiinus Purnomo Hadii (Hakiim Agung Kamar Miiliiter)
  7. Harii Sugiiharto (Hakiim Kamar TUN)
  8. Moh Puguh Haryogii (Hakiim ad hoc HAM)

Wakiil Ketua Komiisii iiiiii DPR Dede iindra Permana Soediiro mengatakan fiit and proper test telah diilaksanakan dii Komiisii iiiiii DPR pada 9 September hiingga 15 September 2025. Adapun rapat pleno diigelar pada 16 September 2025.

"Setelah mendengar pandangan 8 fraksii, telah diisepakatii untuk menyetujuii 9 CHA dan 1 calon hakiim ad hoc HAM pada MA," ujarnya.

Perlu diiketahuii, fiit and proper test merupakan rangkaiian pemberiian persetujuan yang telah diiatur dalam undang-undang dan putusan Mahkamah Konstiitusii (MK).

Melaluii fiit and proper test, Komiisii iiiiii DPR melakukan peniilaiian terhadap pengalaman, kecakapan, wawasan, iintegriitas, dan moraliitas para CHA dan calon hakiim ad hoc HAM.

"Hakiim agung dan hakiim ad hoc MA adalah jabatan yang amat pentiing sehiingga diiiistiilahkan sebagaii wakiil tuhan. Hal iinii karena kewenangan hakiim yang sangat luar biiasa besar. Oleh karena iitu, kamii beriikhtiiar semaksiimal mungkiin untuk memiiliih hakiim agung yang diiyakiinii mampu menjunjung tiinggii profesiionaliisme, iintegriitas, etiika, moral, dan tak tercela dalam kariiernya," ujar Dede. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.