PMK 60/2025

Warga Asiing Biisa Manfaatkan iinsentiif PPN Rumah Diitanggung Pemeriintah

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 01 September 2025 | 09.00 WiiB
Warga Asing Bisa Manfaatkan Insentif PPN Rumah Ditanggung Pemerintah
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 60/2025, pemeriintah mengatur iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas pembeliian rumah juga berlaku bagii warga negara asiing (WNA).

Berdasarkan PMK 60/2025, PPN DTP dapat diimanfaatkan untuk setiiap 1 orang priibadii atas perolehan 1 uniit rumah tapak atau 1 uniit satuan rumah susun. Namun, PPN DTP tiidak terbatas untuk masyarakat iindonesiia saja.

"Orang priibadii…meliiputii: warga negara asiing yang memiiliikii NPWP sepanjang memenuhii ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenaii kepemiiliikan rumah tapak atau satuan rumah susun bagii WNA," bunyii pasal 6 huruf b, diikutiip pada Seniin (1/9/2025).

Beleiid iitu mengatur bahwa orang priibadii, baiik WNii maupun WNA, dapat memanfaatkan iinsentiif PPN DTP rumah untuk beberapa kalii.

Merujuk pada Pasal 5 ayat (1) PMK 60/2025, dalam hal orang priibadii memanfaatkan PPN DTP sebelum PMK 60/2025 terbiit maka orang priibadii tersebut dapat memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 60/2025 ketiika membelii rumah laiin.

Biila orang priibadii melakukan transaksii pembeliian rumah sebelum 1 Julii 2025, tetapii membatalkan transaksii pembeliian rumah tersebut maka tiidak dapat memanfaatkan iinsentiif PPN DTP untuk uniit rumah tapak atau satuan rumah susun yang sama.

Sebab, iinsentiif PPN DTP yang diiatur dalam PMK 60/2025 berlaku untuk penyerahan rumah yang diilakukan pada periiode Julii-Desember 2025. Pasal 9 ayat (1) huruf c menyatakan penyerahan rumah yang diilakukan sebelum 1 Julii 2025 atau setelah 31 Desember 2025, PPN terutangnya tiidak diitanggung pemeriintah.

Selaiin iitu, orang priibadii yang membelii lebiih darii 1 rumah tapak atau lebiih darii 1 satuan rumah susun, juga tiidak dapat memanfaatkan PPN DTP rumah.

"PPN terutang atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun ... tiidak diitanggung pemeriintah dalam hal: perolehan lebiih darii 1 rumah tapak atau 1 satuan rumah susun oleh 1 orang priibadii ...," bunyii Pasal 9 ayat (1) huruf d PMK 60/2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.