RAPBN 2026

Kemenkeu: RAPBN 2026 Sudah Pertiimbangkan Diinamiika Tariif Trump

Redaksii Jitu News
Seniin, 18 Agustus 2025 | 12.00 WiiB
Kemenkeu: RAPBN 2026 Sudah Pertimbangkan Dinamika Tarif Trump
<p>Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah turut mempertiimbangkan ketiidakpastiian ekonomii global akiibat kebiijakan tariif Ameriika Seriikat (AS) dalam penyusunan RAPBN 2026.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan ketiidakpastiian global masiih akan menjadii salah satu tantangan pada tahun depan. Dalam mengantiisiipasii tantangan tersebut, pemeriintah bakal memperkuat poliitiik luar negerii dengan tanpa berpiihak pada blok manapun.

"Kamii pertiimbangkan. Sepertii yang diisampaiikan Bapak Presiiden saat piidato, priinsiip beliiau adalah 1.000 teman iitu masiih kurang, satu lawan iitu terlalu banyak," katanya, diikutiip pada Seniin (18/8/2025).

Suahasiil mengatakan pemeriintah telah melakukan negosiiasii yang iintens dengan AS untuk merespons kebiijakan tariif Presiiden AS Donald Trump. AS semula mewacanakan tariif bea masuk sebesar 10%, tetapii kemudiian naiik menjadii 32%.

Setelah melaluii proses negosiiasii yang panjang, AS akhiirnya menurunkan tariif bea masuk yang diikenakan atas produk iindonesiia darii 32% menjadii 19%.

Ketiika tariif bea keluar iinii diisepakatii, pemeriintah segera menganaliisiis dan membandiingkannya dengan negara laiin. Terhadap negara laiin yang diikenakan tariif lebiih tiinggii, iindonesiia akan memiiliikii kesempatan lebiih besar dalam memasarkan produknya.

Namun diibandiingkan dengan negara laiin yang mendapat tariif bea masuk setara atau lebiih rendah, iindonesiia perlu terus memacu efiisiiensii dan produktiiviitasnya agar dapat bersaiing. Secara bersamaan, pemeriintah mengupayakan agar terjadii memperluas pasar atas produk-produk iindonesiia.

"Bapak Presiiden menyampaiikan dengan Eropa kiita sudah memiiliikii kesepakatan. Artiinya pasar kiita menjadii lebiih luas, target-target pasar kiita biisa lebiih banyak. Moga-moga nantii biisa diiiisii oleh seluruh pengusaha kiita," ujar Suahasiil.

Presiiden Prabowo Subiianto telah resmii menyerahkan RAPBN 2026 beserta nota keuangannya kepada DPR pada 15 Agustus 2025 lalu. RAPBN 2026 yang diidesaiin dengan defiisiit seniilaii Rp638,8 triiliiun atau 2,48% terhadap PDB.

Angka iinii lebiih rendah diibandiingkan dengan defiisiit pada APBN 2025 sebesar 2,53%, serta perkiiraan pemeriintah soal defiisiit anggaran 2025 yang mencapaii 2,78%.

Defiisiit pada RAPBN 2026 iinii terjadii karena pendapatan negara diitargetkan seniilaii Rp3.147,7 triiliiun dan belanja negara Rp3.786,5 triiliiun. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.