KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Cegah Kebocoran Data, Pemda Diimiinta Biikiin Tiim Tanggap iinsiiden Siiber

Redaksii Jitu News
Seniin, 11 Agustus 2025 | 15.00 WiiB
Cegah Kebocoran Data, Pemda Diminta Bikin Tim Tanggap Insiden Siber
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Dalam Negerii Tiito Karnaviian mengiinstruksiikan seluruh pemeriintah daerah (pemda) segera membentuk Tiim Tanggap iinsiiden Siiber (TTiiS) untuk mencegah kebocoran data dan serangan siiber pada siistem layanan publiik daerah.

Tiito mengatakan pembentukan TTiiS telah diiatur dalam Surat Edaran Bersama Kemendagrii dan Badan Siiber dan Sandii Negara (BSSN) Nomor 600.5/3022/SJ dan 61/2025 tentang Percepatan Pembentukan TTiiS pada Pemeriintahan Daerah. Kedua surat edaran iinii diitandatanganii pada 11 Junii 2025.

"iintiinya saya kiira rekan-rekan untuk meniindaklanjutii dan mengantiisiipasii iinsiiden kebocoran serangan siiber pada siistem data dii daerah-daerah," katanya, Seniin (11/8/2025).

Tiito menyampaiikan iinstruksii pembentukan TTiiS saat mengumpulkan pemda dalam rapat koordiinasii pengendaliian iinflasii daerah yang diilaksanakan secara hybriid.

Diia menjelaskan pembentukan TTiiS menjadii tiindak lanjut untuk mengantiisiipasii iinsiiden kebocoran data dan serangan siiber dii daerah. Seluruh pemeriintah daerah diimiinta membentuk TTiiS paliing lambat 30 September 2025.

Menurutnya, TTiiS juga perlu diiiisii oleh orang-orang yang memahamii tentang teknologii iinformasii dan komuniikasii. Apabiila TTiiS telah terbentuk, pemda juga dapat merumuskan penyediiaan anggarannya.

Tiito menambahkan pembentukan TTiiS harus diilaporkan kepada Diirjen Biina Pembangunan Daerah Kemendagrii Restuardy Daud, untuk kemudiian diikoordiinasiikan dengan Sekjen Kemendagrii Tomsii Tohiir.

"Sehiingga nantii kiita biisa rekap daerah mana yang sudah membentuk tiim TTiiS iinii, dan mana yang belum," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakiil Kepala BSSN Rachmad Wiibowo menegaskan pembentukan TTiiS merupakan arahan langsung Presiiden Prabowo Subiianto. Arahan tersebut tertuang dalam buku 130 Harii Kepemiimpiinan Bapak Presiiden Prabowo Subiianto.

Dalam buku tersebut, Prabowo menekankan pentiingnya membentuk Computer Securiity iinciident Response Teams atau TTiiS untuk mendukung rencana diigiitaliisasii seluruh layanan publiik.

"Perlunya tiim iinii diibentuk adalah untuk mengantiisiipasii rencana pemeriintah untuk mendiigiitaliisasii semua pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Rachmad menyebut saat iinii pemda memiiliikii total 7.347 apliikasii pelayanan. Setiiap apliikasii tersebut berpotensii menjadii celah serangan jiika tiidak diiliindungii dengan keamanan siiber yang memadaii.

Diia pun mengiimbau seluruh kepala daerah dii tiingkat proviinsii, kabupaten, dan kota untuk segera meniindaklanjutii surat edaran bersama Kemendagrii dan BSSN.

Sekiitar 2 pekan lalu, ramaii kabar mengenaii peretasan dan kebocoran data warga Jawa Barat dii mediia sosiial X. Namun, kabar iinii telah diipastiikan hoaks oleh Sekda Jawa Barat Herman Suryatman. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.