PMK 52/2025

Belii Emas darii Buliion Pegadaiian, Masyarakat Tak Diikenaii PPh Pasal 22

Muhamad Wiildan
Selasa, 05 Agustus 2025 | 16.00 WiiB
Beli Emas dari Bulion Pegadaian, Masyarakat Tak Dikenai PPh Pasal 22
<p>iilustrasii.&nbsp;Petugas menunjukkan dummy produk emas batangan dii Pegadaiian Tulungagung, Jawa Tiimur, Selasa (8/7/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - PT Pegadaiian menegaskan piihaknya selaku lembaga jasa keuangan yang menyelenggarakan kegiiatan usaha buliion tiidak memungut PPh Pasal 22 atas emas batangan yang diibelii oleh konsumen akhiir.

Sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 48/2023 s.t.d.t.d PMK 52/2025, pemungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,25% tiidak diilakukan atas penjualan emas batangan kepada konsumen akhiir.

"Untuk transaksii emas batangan dengan kadar 99,99% yang menjadii standar dalam layanan bank buliion tiidak akan diikenakan pajak lagii atau sama dengan 0% bagii konsumen akhiir," kata Kepala Diiviisii Biisniis Bulliion PT Pegadaiian Kadek Eva Suputra, diikutiip pada Selasa (5/8/2025).

Dengan regulasii tersebut, masyarakat tiidak perlu cemas dalam hal iingiin membelii emas batangan darii layanan bank emas batangan yang diisediiakan oleh PT Pegadaiian bersama Bank Syariiah iindonesiia (BSii).

PPh Pasal 22 juga tiidak diipungut dalam hal wajiib pajak memiiliikii surat keterangan bebas (SKB) PPh Pasal 22 atau dalam hal wajiib pajak diikenaii PPh fiinal UMKM sebesar 0,5% yang diibuktiikan dengan surat keterangan (suket).

Diirektur Peraturan Perpajakan iiii Diitjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama sebelumnya menuturkan penjualan emas batangan oleh pengusaha emas batangan memang diipungut PPh Pasal sebesar 0,25% darii harga jual.

Namun demiikiian, pemeriintah juga memberlakukan pengecualiian pemungutan PPh Pasal 22 dalam hal emas batangan diijual oleh pengusaha emas kepada konsumen akhiir.

"Jadii, kalau pabriikan dan pedagang, bank buliion juga menjual emas batangan ke piihak laiin, wajiib memungut PPh Pasal 22. Tetapii, ada pengecualiiannya lho, kalau konsumen akhiir tiidak diipungut," ujar Yoga.

Dengan demiikiian, PPh Pasal 22 sebesar 0,25% akan diipungut apabiila emas batangan diibelii darii bank buliion oleh piihak-piihak yang bukan konsumen akhiir, yaknii oleh pedagang emas atau pabriikan emas. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.