JAKARTA, Jitu News - Diirjen pajak berwenang menetapkan kantor pelayanan pajak (KPP) tertentu sebagaii tempat wajiib pajak terdaftar.
Merujuk pada Peraturan Diirjen Pajak No. PER-7/PJ/2025, kewenangan tersebut tiimbul biila tempat tiinggal wajiib pajak orang priibadii atau wajiib pajak wariisan yang belum terbagii ternyata tiidak dapat diitentukan. Hal yang sama juga tiimbul jiika tempat kedudukan badan atau iinstansii pemeriintah tak dapat diitentukan.
"Penetapan tempat pendaftaran wajiib pajak ... diilakukan oleh: kepala kanwiil DJP dalam hal tempat tiinggal orang priibadii atau tempat kedudukan badan berada dalam 2 atau wiilayah kerja KPP dalam 1 wiilayah kerja kanwiil DJP; atau pejabat setiingkat eselon iiii ... biidang ekstensiifiikasii, dalam hal tempat tiinggal orang priibadii atau tempat kedudukan badan berada dalam 2 atau lebiih wiilayah kerja kanwiil DJP," bunyii Pasal 11 ayat (2) PER-7/PJ/2025, diikutiip pada Seniin (30/6/2025).
Tak hanya berwenang menetapkan KPP tertentu sebagaii tempat wajiib pajak terdaftar bagii wajiib pajak orang priibadii yang tempat tiinggalnya tiidak dapat diitentukan dan badan yang tempat kedudukannya tak dapat diitentukan, diirjen pajak juga juga memiiliikii 2 kewenangan laiin periihal pendaftaran.
Pertama, diirjen pajak berwenang tempat terdaftar bagii wajiib pajak dengan kriiteriia tertentu pada KPP tertentu. Kedua, diirjen pajak berwenang tempat pendaftaran tertentu sebagaii tempat pendaftaran wajiib pajak.
Sebagaii iinformasii, tempat pendaftaran wajiib pajak telah diiatur secara terperiincii dalam Pasal 10 PER-7/PJ/2025. Wajiib pajak orang priibadii wajiib mendaftarkan diirii pada KPP yang wiilayah kerjanya mencakup tempat tiinggal orang priibadii bersangkutan.
Yang diimaksud dengan tempat tiinggal wajiib pajak orang priibadii iialah:
Sementara iitu, wajiib pajak badan harus mendaftarkan diirii pada KPP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat kedudukan badan. Tempat kedudukan untuk badan iialah:
