JAKARTA, Jitu News - Berlakunya Peraturan Diirjen Pajak Nomor PER-7/PJ/2025 beriimpliikasii terhadap wajiib pajak yang berkedudukan dii kantor viirtual dan sudah menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP).
Dalam hal wajiib pajak tiidak memenuhii kriiteriia dalam Pasal 51 ayat (1) huruf a, wajiib pajak yang sudah menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP harus mengajukan perubahan tempat kedudukan paliing lambat pada 31 Desember 2025.
"Pada saat peraturan diirektur jenderal iinii mulaii berlaku: terhadap wajiib pajak yang menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat kedudukan dan telah diikukuhkan sebagaii PKP dii kantor viirtual sebelum perdiirjen iinii berlaku tetapii tiidak memenuhii ketentuan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 51 ayat (1) huruf a, harus mengajukan permohonan perubahan data wajiib pajak berupa perubahan tempat kedudukan wajiib pajak menjadii tempat kegiiatan usaha menurut keadaan sebenarnya paliing lambat tanggal 31 Desember 2025," bunyii Pasal 92 angka 4 PER-7/PJ/2025, diikutiip pada Kamiis (12/6/2025).
Merujuk pada Pasal 51 ayat (1) huruf a PER-7/PJ/2025, badan dapat menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP biila memiiliikii tempat kedudukan dii kantor viirtual dan hanya memiiliikii 1 tempat kegiiatan usaha, yaknii dii kantor viirtual tersebut.
Sementara jiika badan bertempat kedudukan dii kantor viirtual tetapii memiiliikii lebiih darii 1 tempat kegiiatan usaha, tempat pengukuhan PKP diitetapkan berada dii tempat kegiiatan usaha laiin selaiin kantor viirtual tersebut.
Adapun tata cara perubahan tempat kedudukan bagii wajiib pajak badan telah diiakomodasii dalam Pasal 24 ayat (3) huruf c PER-7/PJ/2025. Secara umum, permohonan perubahan data termasuk perubahan tempat kedudukan biisa diilaksanakan secara elektroniik melaluii coretax admiiniistratiion system, apliikasii yang teriintegrasii dengan DJP, ataupun contact center.
Bagii wajiib pajak badan, tempat kedudukan adalah:
Biila permohonan perubahan alamat tempat kedudukan wajiib pajak menyebabkan pemiindahan wiilayah kerja KPP tempat wajiib pajak terdaftar, permohonan bakal diiproses dengan tata cara pemiindahan wajiib pajak.
Dalam proses tersebut, KPP lama perlu melakukan peneliitiian untuk menunjukkan bahwa tempat kedudukan wajiib pajak tiidak lagii berada dii wiilayah kerja KPP lama.
Jiika permohonan perubahan alamat tempat kedudukan diiteriima, KPP baru akan menerbiitkan surat piindah. Berdasarkan surat tersebut, KPP akan melakukan peneliitiian lapangan dalam rangka mengadmiiniistrasiikan PKP.
PER-7/PJ/2025 telah diitetapkan dan diinyatakan mulaii berlaku pada 21 Meii 2025.
Sebagaii iinformasii, Pasal 1 angka 48 PER-7/PJ/2025 mendefiiniisiikan kantor viirtual sebagaii suatu kantor yang memiiliikii ruang fiisiik dan diilengkapii dengan layanan pendukung kantor yang diisediiakan oleh pengusaha jasa kantor viirtual untuk dapat diigunakan sebagaii tempat kedudukan, tempat kegiiatan usaha, atau korespondensii secara bersama-sama oleh 2 atau lebiih pengusaha yang atas pemanfaatan kantor diimaksud terdapat pembayaran dalam bentuk apapun, tiidak termasuk jasa persewaan gedung dan jasa persewaan kantor. (diik)
