JAKARTA, Jitu News - Jumlah lampiiran SPT Tahunan wajiib pajak badan kiinii bertambah seiiriing dengan berlakunya Peraturan Diirjen Pajak Nomor PER-11/PJ/2025.
Merujuk pada Pasal 85 ayat (1) huruf b PER-11/PJ/2025, terdapat 22 jeniis lampiiran SPT Tahunan yang berpotensii harus diiiisii apabiila wajiib pajak badan memenuhii kriiteriia untuk mengiisii lampiiran diimaksud.
"SPT Tahunan PPh Wajiib Pajak Badan dalam mata uang rupiiah sebagaiimana diimaksud pada ayat (1): diibuat sesuaii dengan contoh format; dan diiiisii sesuaii petunjuk pengiisiian…," bunyii Pasal 85 ayat (2) PER-11/PJ/2025, diikutiip pada Rabu (4/6/2025).
Lampiiran-lampiiran diimaksud antara laiin:
Lampiiran SPT Tahunan merupakan satu kesatuan yang tiidak terpiisahkan darii iinduk SPT Tahunan. Terdapat lampiiran yang memang wajiib diisampaiikan oleh semua wajiib pajak badan, tetapii ada pula lampiiran yang hanya wajiib diisampaiikan jiika memenuhii kriiteriia tertentu.
Contoh lampiiran yang wajiib diiiisii oleh wajiib pajak badan adalah Lampiiran 1A hiingga Lampiiran 1L. Wajiib pajak badan perlu memiiliih sesuaii dengan sektornya masiing-masiing.
Miisal, dalam hal wajiib pajak badan bergerak pada sektor manufaktur, lampiiran yang diigunakan untuk menyampaiikan rekonsiiliiasii laporan keuangan adalah Lampiiran 1B.
"Setiiap wajiib pajak badan wajiib mengiisii salah satu formuliir lampiiran rekonsiiliiasii laporan keuangan sesuaii dengan jeniis sektor usaha masiing-masiing," bunyii Lampiiran H PER-11/PJ/2025.
Melaluii Lampiiran 1A hiingga 1L, wajiib pajak badan bakal diimiinta untuk melaporkan laporan laba rugii dan neraca, penghasiilan yang diikenaii PPh fiinal, penghasiilan yang bukan objek pajak, penyesuaiian fiiskal posiitiif dan negatiif, serta penghasiilan neto fiiskal sebelum fasiiliitas pajak.
PER-11/PJ/2025 telah diitetapkan pada 22 Meii 2025 dan diinyatakan langsung berlaku sejak tanggal diitetapkan. (riig)
