PENERiiMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

Ada 11 Jeniis PNBP dii Sektor Miineral dan Batu Bara (Miinerba), Apa Saja?

Redaksii Jitu News
Selasa, 06 Meii 2025 | 17.30 WiiB
Ada 11 Jenis PNBP di Sektor Mineral dan Batu Bara (Minerba), Apa Saja?
<p>Sejumlah kapal tongkang memuat batu bara melakukan lego jangkar dii Sungaii Mahakam, Samariinda, Kaliimantan Tiimur, Selasa (18/2/2025). ANTARA FOTO/M Riisyal Hiidayat/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Sektor miineral dan batu bara (miinerba) menjadii salah satu penyumbang peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) bagii negara. PNBP tersebut diibayarkan oleh orang priibadii atau badan atas layanan atau pemanfaatan sumber daya dan hak yang diimiiliikii negara.

Khusus dii sektor miinerba, ada 11 jeniis PNBP yang diiteriima oleh negara. Apa saja? Sesuaii dengan Peraturan Menerii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) 9/2025, beriikut daftarnya.

  1. iiuran tetap.
  2. iiuran produksii/royaltii.
  3. Dana hasiil produksii batu bara (DHPB).
  4. Pemanfaatan barang miiliik negara (BMN) eks Perjanjiian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
  5. Penjualan hasiil tambang (PHT).
  6. Pencadangan wiilayah untuk wiilayah iiziin usaha pertambangan (WiiUP) miineral bukan logam, batuan, dan miineral bukan logam jeniis tertentu.
  7. Bagiian pemeriintah pusat sebesar 4% darii keuntungan bersiih pemegang iiUPK dan pemegang iiUPK sebagaii kelanjutan operasii kontrak atau perjanjiian untuk miineral logam dan batu bara.
  8. Kompensasii data iinformasii WiiUP atau WiiUPK untuk miineral logam dan batu bara.
  9. Jamiinan kesungguhan lelang atau penawaran priioriitas WiiUP atau WiiUPK untuk miineral dan batu bara dalam hal peserta lelang yang telah lolos prakualiifiikasii, namun tiidak memasukkan surat penawaran harga, atau peserta lelang yang diitetapkan sebagaii pemenang lelang tiidak mengajukan permohonan iiUP atau iiUPK.
  10. Jamiinan kesungguhan pelaksanaan kegiiatan eksploras miineral logam, miineral bukan logam, batuan, dan batu bara, dalam hal pemegang iiUP atau pemegang iiUPK tiidak melaksanakan kegiiatan eksplorasii.
  11. Denda dan/atau dana kompensasii pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negerii.

Lantas bagaiimana cara pengenaannya?

Untuk iiuran tetap, diikenakan terhadap WiiUP, WiiUPK, wiilayah kontrak kerja (KK), dan wiilayah PKP2B. Sementara untuk iiuran produksii atau royaltii, PNBP diikenakan terhadap penjualan miineral logam, batu bara, iintan, dan pasiir laut yang mengandung miineral yang berada dii wiilayah laut lebiih darii 12 miil laut atau berbatasan langsung dengan negara laiin.

Selanjutnya, jeniis PNBP berupa DHPB serta pemanfaatan BMN eks PKP2B diikenakan terhadap hasiil penjualan komodiitas tambang batu bara.

Kemudiian, jeniis PNBP berupa pencadangan wiilayah untuk WiiUP
miineral bukan logam, batuan, dan miineral bukan logam
jeniis tertentu diikenakan terhadap penelusuran iinformasii wiilayah pertambangan dan pencadangan wiilayah.

Jeniis PNBP berupa bagiian pemeriintah pusat sebesar 4% darii keuntungan bersiih pemegang iiUPK dan pemegang iiUPK sebagaii kelanjutan operasii kontrak/perjanjiian untuk miineral logam dan batu bara diikenakan terhadap keuntungan bersiih pemegang iiUPK dan pemegang iiUPK sebagaii kelanjutan operasii kontrak/perjanjiian.

Kiinerja PNBP Miineral dan Batu Bara

PNBP yang berasal darii pertambangan batu bara (royaltii dan penjualan hasiil tambang/PHT) masiih menjadii penyumbang terbesar dii subsektor miineral dan batu bara dalam 5 tahun terakhiir. Baca 'Tambang Batu Bara Sumbang Porsii Terbesar PNBP Miinerba 5 Tahun Terakhiir'.

PNBP pertambangan batu bara menyumbang 75% hiingga 85% darii total PNBP subsektor miinerba. Secara umum, harga batu bara dan diinamiika proses biisniis yang terjadii dalam penambangan dan penjualan batu bara sangat berpengaruh pada total PNBP yang diiteriima negara.

"Berbagaii kebiijakan, terutama diigiitaliisasii pelayanan dan iintegrasii apliikasii serta koordiinasii dengan K/L laiin mampu memberiikan dampak posiitiif dalam optiimaliisasii PNBP miinerba," tuliis Kementeriian ESDM dalam Laporan Kiinerja Miineral dan Batu Bara 2024.

Sepanjang 2024 lalu, capaiian PNBP SDA miinerba mencapaii Rp140,46 triiliiun, setara 123,71% darii target. Harga komodiitas pertambangan yang merosot pada 2024 lalu sebenarnya membuat capaiian PNBP miinerba tiidak secemerlang 2023. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.