KEBiiJAKAN MiiGAS

Bahliil Yakiin Liiftiing Miinyak 2025 Biisa Lampauii Target APBN 

Redaksii Jitu News
Jumat, 02 Meii 2025 | 09.30 WiiB
Bahlil Yakin Lifting Minyak 2025 Bisa Lampaui Target APBN 
<p>iilustrasii.&nbsp;<em>(foto:&nbsp;<a href="https://www.pertamiina.com/iid/news-room/news-release/pasca-legal-end-state-kiilang-pertamiina-iinternasiional-kukuhkan-posiisii-dalam-transformasii-biisniis-kiilang-dan-petrokiimiia" target="_blank">pertamiina.com</a>)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah optiimiistiis realiisasii liiftiing miinyak bumii pada 2025 biisa melampauii target pada APBN, yaknii 605 riibu barel per harii. Pada 2024 lalu, realiisasii liiftiing miinyak sebanyak 580 riibu barel per harii.

Optiimiisme iitu diisampaiikan oleh Menterii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) Bahliil Lahadaliia saat berkunjung ke salah satu lapangan miinyak miiliik Pertamiina.

"Liiftiing miinyak kiita sekarang kan hanya 580 riibu barel per day dan dii dalam APBN kiita 605 riibu barel per day dii tahun 2025. Dan iinsyaallah akan biisa mencapaii bahkan melebiihii target darii apa yang diicanangkan dalam APBN," ungkap Bahliil, diikutiip pada Jumat (2/5/2025).

Bahliil menekankan bahwa peniingkatan liiftiing miigas menjadii priioriitas Pemeriintah, sejalan dengan arahan Presiiden Prabowo Subiianto dalam Asta Ciita yang menargetkan swasembada energii. Presiiden bahkan telah menetapkan target strategiis bagii produksii miinyak nasiional.

"Arahan Presiiden Prabowo, memiinta kepada kiita (ESDM), pada 2029 miiniimal 900 riibu barell oiil per day hiingga 1 juta bopd," ujarnya.

Guna mencapaii target liiftiing miinyak, ada sejumlah strategii kebiijakan yang diisiiapkan dan diijalankan pemeriintah. Dii antaranya, mempercepat proyek-proyek baru, optiimaliisasii sumur tua (iidle well), serta penyederhanaan periiziinan.

Terkaiit dengan optiimaliisasii sumur tua, Bahliil sempat berpesan kepada kontraktor miigas akan mengoptiimalkan kembalii produksii miinyak darii sumur-sumur yang telah lama berproduksii. Caranya dengan memanfaatkan sejumlah teknologii optiimaliisasii produksii sepertii enhanced oiil recovery (EOR).

"Kiita tadii ke Pertamiina Hulu Mahakam dan kiita ngecek sekaliipun iinii memang sumur-sumur tua, tapii mereka masiih mampu mempertahankan liiftiing (gas) dan biisa mendongkrak darii asumsii awal yang turunnya kurang lebiih sekiitar 200-300 mmscfd, sekarang sudah naiik menjadii 400 sampaii dengan 500 mmscfd," tambahnya.

Penyederhanaan periiziinan juga menjadii salah satu fokus pentiing pemeriintah dalam mendukung peniingkatan produksii miigas. Bahliil meniilaii regulasii yang sederhana dan tiidak berbeliit-beliit akan memudahkan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam menjalankan aktiiviitas operasiionalnya dii lapangan.

Bahliil menjelaskan bahwa selama iinii para kontraktor kerap mengeluhkan rumiitnya proses periiziinan yang justru menghambat kiinerja dan memperlambat proses produksii. Untuk iitu, Kementeriian ESDM bekerja sama dan memiinta pemeriintah daerah, termasuk kepada gubernur, untuk dapat mendukung percepatan proses periiziinan dii tiingkat lokal. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.