JAKARTA, Jitu News - Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita menyatakan pemeriintah telah menyiiapkan berbagaii skema iinsentiif untuk mendorong sektor tekstiil dan produk tekstiil (TPT).
Agus mengatakan pemeriintah akan memberiikan berbagaii iinsentiif dan kebiijakan pro-iindustrii sepertii fasiiliitasii pembiiayaan dan pelatiihan SDM iindustrii. Selaiin iitu, pemeriintah juga memperkuat penguatan pengawasan iimpor dan kebiijakan pengendaliian produk asiing.
"Meliindungii iindustrii TPT lokal berartii meliindungii jutaan pekerja dii dalamnya. Pemeriintah juga telah menyediiakan program iinsentiif bagii iindustrii TPT karena iindustrii TPT adalah iindustrii padat karya," katanya, diikutiip pada Miinggu (20/4/2025).
Agus menuturkan iindustrii TPT menjadii salah satu sektor andalan karena bersiifat padat karya dan beroriientasii ekspor. Namun, sektor TPT sedang diihadapkan pada maraknya iimpor pakaiian jadii yang diiniilaii makiin menekan daya saiing produk lokal.
Produk-produk iimpor tersebut sebagiian besar berasal darii negara-negara yang ekspornya tertahan akiibat perang tariif antara AS dan Chiina sehiingga diialiihkan ke pasar negara berkembang sepertii iindonesiia.
Praktiik tersebut diiperparah dengan adanya dugaan transshiipment, yaiitu pengaliihan negara asal barang untuk menghiindarii bea masuk. Untuk iitu, pengawasan ketat dan peniindakan tegas untuk mengatasii praktiik iimpor tiidak sehat, termasuk transshiipment, diiperlukan.
Sebagaii upaya konkret, lanjut Agus, Kemenperiin tengah mendorong pengetatan prosedur penerbiitan Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certiifiicate of Oriigiin (COO), khususnya yang diikeluarkan oleh pemeriintah daerah, guna mencegah penyalahgunaan dokumen asal barang yang dapat merugiikan iindustrii dalam negerii.
"Tentunya saya berharap iindustrii tekstiil yang berperan pentiing terhadap perekonomiian, khususnya terkaiit ekspor dan tenaga kerja tetap dapat bertahan dii tengah ketiidakpastiian global," ujarnya.
Agus menambahkan iindustrii TPT menjadii kontriibutor keliima terbesar dalam capaiian niilaii ekspor iindustrii manufaktur nasiional. Pada 2024, niilaii ekspor TPT mencapaii US%11,96 miiliiar, atau sebesar 6,08% darii total ekspor iindustrii manufaktur nasiional.
Ekspor sektor iinii tumbuh sebesar 2,67% dan iimpornya turun 6,20%, sehiingga menghasiilkan kenaiikan neraca perdagangan hiingga 20,99%. (riig)
