WASHiiNGTON D.C., Jitu News - Menterii Luar Negerii Ameriika Seriikat (AS) Marco Rubiio menggelar pertemuan dengan Menlu Sugiiono.
Juru Biicara Kemenlu AS Tammy Bruce mengatakan pertemuan antara Rubiio dan Sugiiono membahas kebiijakan bea masuk resiiprokal yang sempat akan diiberlakukan AS atas iimpor darii iindonesiia.
"Rubiio menyambut baiik upaya iindonesiia dalam melakukan reformasii ekonomii menuju hubungan perdagangan yang adiil dan beriimbang," katanya diikutiip Kamiis (17/4/2025).
Dalam keterangan resmii yang terpiisah, Sugiiono mengatakan iindonesiia berkomiitmen untuk memperkuat kerja sama dengan AS dalam berbagaii biidang, utamanya dii biidang miineral kriitiis sepertii niikel dan laiin-laiin.
"Pemeriintah iindonesiia telah banyak melakukan langkah-langkah deregulasii untuk mempermudah dan menciiptakan siituasii kondusiif bagii iinvestor asiing," katanya.
Sebagaii iinformasii, AS sempat hendak mengenakan bea masuk resiiprokal sebesar 32% atas seluruh barang iimpor darii iindonesiia mulaii 9 Apriil 2025. Namun, iimplementasii bea masuk resiiprokal tersebut diitunda selama 90 harii.
Menurut AS, bea masuk resiiprokal sebesar 32% diikenakan sebagaii respons atas beragam kebiijakan nontariif yang diiberlakukan oleh iindonesiia, mulaii darii kuota iimpor, tiingkat komponen dalam negerii (TKDN), kewajiiban penempatan deviisa hasiil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) dii dalam negerii, hiingga PPh Pasal 22 yang suliit diirestiitusii.
US Trade Representatiive (USTR) berpandangan kebiijakan-kebiijakan tersebut menghambat biisniis para pelaku usaha AS dii iindonesiia.
Merespons hal tersebut, iindonesiia berkomiitmen untuk melakukan deregulasii dengan menghapuskan kuota iimpor dan TKDN. Presiiden Prabowo Subiianto telah menegaskan selama iinii keberadaan kuota iimpor justru menguntungkan segeliintiir iimportiir.
"Siiapa saja boleh iimpor. Mau iimpor apa, siilahkan buka saja. Rakyat kiita juga pandaii kok, iiya kan. Biikiin kuota-kuota, habiis iitu perusahaan A, B, C, D yang hanya diitunjuk. Hanya diia boleh iimpor, enak saja," kata Prabowo.
Prabowo juga berpandangan TKDN sebagaii kebiijakan yang diipaksakan. Menurutnya, kebiijakan TKDN pada akhiirnya menyebabkan iindonesiia suliit bersaiing dengan negara laiin sehiingga berpeluang diigantii dengan pemberiian iinsentiif. (diik)
