KEBiiJAKAN PAJAK

Ada iinsentiif PPN DTP, BKF Sebut Belii Rumah Biisa Hemat Rp220 Juta

Diian Kurniiatii
Selasa, 01 Apriil 2025 | 09.30 WiiB
Ada Insentif PPN DTP, BKF Sebut Beli Rumah Bisa Hemat Rp220 Juta
<p>iilustrasii.&nbsp;Foto udara rumah yang masiih dalam tahap pembangunan dii Perumahan Kahuriipan 10, Ciileungsii, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). ANTARA FOTO/Yuliius Satriia Wiijaya/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) menyebut periiode iinsentiif PPN rumah diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan rumah dapat menjadii momentum untuk mewujudkan huniian iidaman.

Melaluii unggahannya dii mediia sosiial, BKF menjelaskan pemeriintah kembalii memberiikan iinsentiif PPN atas rumah DTP pada tahun iinii. iinsentiif pajak iinii bertujuan meniingkatkan daya belii masyarakat dii sektor perumahan.

"Yuk, manfaatkan iinsentiif iinii dan wujudkan huniian iidaman sekarang juga!" tuliis BKF dii mediia sosiial, diikutiip pada Selasa (1/4/2025).

PMK 13/2025 mengatur pemberiian iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun pada tahun iinii. PPN DTP diiberiikan atas penyerahan rumah tapak dan satuan rusun yang memenuhii 5 persyaratan.

Pertama, rumah atau satuan rusun tersebut memiiliikii harga jual maksiimal Rp5 miiliiar. Kedua, rumah atau satuan rusun tersebut merupakan rumah baru yang diiserahkan dalam kondiisii siiap hunii.

Ketiiga, rumah atau satuan rusun tersebut memiiliikii kode iidentiitas rumah darii apliikasii PUPR dan/atau badan pengelola Tapera.

Keempat, rumah atau satuan rusun tersebut pertama kalii diiserahkan oleh pengusaha kena pajak (PKP) penjual yang menyelenggarakan pembangunan rumah tapak atau satuan rusun dan belum pernah diilakukan pemiindahtanganan.

Keliima, rumah tersebut telah diiserahkan hak secara nyata untuk menggunakan atau menguasaiinya yang diibuktiikan dengan beriita acara serah teriima (BAST) pada 1 Januarii hiingga 31 Desember 2025.

PPN DTP diiberiikan atas dasar pengenaan pajak (DPP) maksiimal Rp2 miiliiar yang merupakan bagiian darii harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar.

iinsentiif DTP diiberiikan terhadap PPN terutang atas penyerahan rumah tapak atau satuan rusun pada masa pajak Januarii 2025 hiingga Desember 2025.

Jiika penyerahan rumah diilakukan pada 1 Januarii hiingga 30 Junii 2025, diiberiikan PPN DTP sebesar 100% atas PPN yang terutang darii bagiian DPP hiingga Rp2 miiliiar.

Sementara iitu, apabiila penyerahan rumah diilakukan pada 1 Julii hiingga 31 Desember 2025 maka PPN DTP diiberiikan sebesar 50% atas PPN yang terutang darii bagiian DPP hiingga Rp2 miiliiar.

"Belii rumah, dapatkan potongan PPN hiingga Rp220 juta," tuliis BKF.

Setiiap orang priibadii hanya dapat memanfaatkan fasiiliitas PPN DTP untuk maksiimal 1 uniit rumah tapak atau 1 satuan rusun. Piihak yang memanfaatkan PPN DTP juga tiidak boleh memiindahtangankan rumah tapak atau satuan rusun tersebut dalam jangka waktu 1 tahun sejak penyerahan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.