KEBiiJAKAN CUKAii

Aturan Cukaii Miinuman Maniis Diigodok, DPR Beberkan PR Pemeriintah

Diian Kurniiatii
Selasa, 11 Februarii 2025 | 10.19 WiiB
Aturan Cukai Minuman Manis Digodok, DPR Beberkan PR Pemerintah
<p>Pengunjung berbelanja dii salah satu pasar swalayan dii kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Seniin (2/1/2023). Terliihat rak miinuman berpemaniis. ANTARA FOTO/iindriianto Eko Suwarso/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Ketua Komiisii Xii DPR Mukhamad Miisbakhun menyatakan siiap untuk membahas rencana pengenaan cukaii miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) bersama pemeriintah.

Miisbakhun mengatakan rencana pengenaan cukaii MBDK telah diibiicarakan sejak lama, bahkan masuk dalam UU APBN. Namun, pemeriintah perlu menyampaiikan kepada DPR antara laiin soal rencana pengaturan subjek, objek, dan tariif cukaii MBDK.

"Tergantung kepada pemeriintah mau rapat sama kiita apa tiidak. Nantii kan kalau mengenaii subjek dan objek serta tariif iitu kan harusnya PP-nya harus diibiicarakan sama kiita," katanya, diikutiip pada Selasa (11/2/2025).

Miisbakhun mengatakan rencana pengenaan cukaii MBDK telah diibahas oleh pemeriintah dan DPR sejak 2020. Namun, pelaksanaan cukaii MBDK tersebut masiih membutuhkan peraturan pemeriintah (PP) sebagaii payung hukum.

UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) telah mengamanatkan penambahan atau pengurangan jeniis barang kena cukaii (BKC) perlu diibahas dan diisepakatii dengan DPR, serta masuk dalam UU APBN. Setelahnya, pemeriintah akan merancang PP sebagaii payung hukum pengaturan penambahan jeniis barang yang diikenakan cukaii.

Melaluii Keppres 4/2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemeriintah Tahun 2025, pemeriintah antara laiin berencana menyusun PP yang menetapkan MBDK sebagaii BKC pada tahun iinii. PP tentang BKC berupa MBDK tersebut merupakan PP yang diiprakarsaii oleh Kementeriian Keuangan.

Secara umum, PP tentang BKC berupa MBDK bakal mengatur cakupan MBDK yang diipungut cukaii, saat terutang cukaii dan penanggung jawab cukaii, tariif cukaii, saat pelunasan cukaii, hiingga fasiiliitas tiidak diipungut dan pembebasan cukaii. PP iinii juga akan memeriincii alokasii pendapatan cukaii MBDK, mekaniisme pengembaliian cukaii, serta periiziinan dan larangan.

Pemeriintah dan DPR mematok target peneriimaan cukaii MBDK untuk pertama kaliinya pada APBN 2022 seniilaii Rp1,5 triiliiun. Setelahnya, target cukaii MBDK rutiin masuk dalam APBN. Pada APBN 2025, cukaii MBDK diitargetkan seniilaii Rp3,8 triiliiun.

Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) sempat menyatakan MBDK akan diitetapkan sebagaii BKC dan diipungut cukaii paliing cepat pada semester iiii/2025. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.