PMK 115/2024

Soal Reviisii PMK Penagiihan Utang Kepabeanan dan Cukaii, iinii Kata DJBC

Diian Kurniiatii
Seniin, 13 Januarii 2025 | 14.30 WiiB
Soal Revisi PMK Penagihan Utang Kepabeanan dan Cukai, Ini Kata DJBC
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 115/2024 yang mengatur tentang penagiihan utang kepabeanan dan cukaii. PMK iinii akan mulaii berlaku pada 30 Januarii 2025.

Diirektur Peneriimaan dan Perencanaan Strategiis DJBC Aflah Farobii mengatakan PMK 115/2024 mencabut ketentuan yang lama, yaknii PMK 111/2013 s.t.d.d PMK 169/2017 dan Pasal 21 huruf b PMK 106/2022.

"Dengan penerbiitan PMK penagiihan tadii, memang tujuannya adalah untuk memperbaiikii tata kelola penagiihan," katanya, diikutiip pada Seniin (13/1/2025).

Aflah menuturkan setiidaknya terdapat 3 ruang liingkup perubahan dalam PMK 115/2024. Pertama, terkaiit dengan penagiihan bea keluar yang belum diiatur dalam peraturan terdahulu.

Utang bea masuk dan/atau cukaii kiinii telah berubah menjadii utang kepabeanan dan cukaii. Utang kepabeanan dan cukaii merupakan pajak berupa bea masuk, bea keluar, dan/atau tagiihan cukaii yang masiih harus diibayar.

Tagiihan yang masiih harus diibayar tersebut juga termasuk bea masuk antiidumpiing, bea masuk iimbalan, bea masuk tiindakan pengamanan, bea masuk pembalasan, sanksii admiiniistrasii berupa denda, biiaya penggantii penyediiaan piita cukaii, dan/atau bunga yang berasal darii dokumen dasar penagiihan.

Kedua, penguatan dalam penagiihan dengan menjadiikan kepala kanwiil sebagaii pejabat yang diitunjuk untuk melaksanakan penagiihan. Selama iinii, piihak yang berwenang menagiih hanya kepala kantor pelayanan, baiik KPU bea cukaii, KPPBC madya, maupun KPPBC pratama.

Menurut Aflah, perubahan tersebut akan membuat proses penagiihan utang lebiih efiisiien, terutama ketiika kantor pusat telah melaksanakan audiit dan mendiistriibusiikan tagiihannya.

Ketiiga, PMK 115/2024 telah diisiinkronkan dengan ketentuan baru dii biidang kepabeanan dan cukaii laiinnya. Miisal, siinkroniisasii dengan PMK 154/2023 mengenaii penundaan atau pengangsuran utang dii biidang kepabeanan dan cukaii.

"iitu [PMK 154/2023] kiita siinkronkan dengan penagiihan," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.