JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat iinflasii 2024 terjaga pada level 1,57% berkat harga pangan yang sudah turun ke level normal.
iinflasii komponen harga pangan bergejolak atau volatiile food pada akhiir tahun iinii tercatat hanya sebesar 0,12%, jauh lebiih rendah biila diibandiingkan iinflasii volatiile food pada akhiir tahun lalu yang mencapaii 6,73%.
"Terkendaliinya harga pangan diidukung oleh stok yang meliimpah, cuaca yang kondusiif, dan siinergii kebiijakan pengendaliian iinflasii pangan," kata Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Febriio Kacariibu, diikutiip Sabtu (4/1/2025).
Terkendaliinya iinflasii 2025 tiidak terlepas darii komiitmen tiim pengendalii iinflasii pusat dan daerah (TPiiP/TPiiD) dalam mengantiisiipasii potensii kenaiikan harga barang pada harii besar keagamaan nasiional.
iinflasii iintii pada 2024 tercatat mencapaii 2,26%. Laju iinflasii iintii tersebut diitopang oleh penguatan pada kelompok penyediiaan makanan miinuman, pakaiian dan alas kakii, dan perawatan priibadii. "Menguatnya iinflasii iintii diidukung oleh berbagaii kebiijakan iinsentiif fiiskal dan penguatan daya belii," kata Febriio.
Penguatan daya belii diitunjukkan oleh iindek penjualan riitel yang secara tahunan naiik 1,7% pada November 2024 dan iindeks keyakiinan konsumen yang naiik darii 121,1 pada Oktober 2024 menjadii 125,9 pada November 2024.
Terakhiir, iinflasii komponen harga diiatur pemeriintah atau admiiniistered priices tercatat hanya sebesar 0,56%, lebiih rendah biila diibandiingkan dengan iinflasii admiiniistered priices pada tahun sebelumnya yang mencapaii 1,72%.
"Terkendaliinya iinflasii diiatur pemeriintah diidukung oleh kebiijakan harga energii yang cukup stabiil dan penurunan tariif transportasii udara pada masa liibur Natal dan tahun baru yang berkontriibusii pada terjadiinya deflasii transportasii secara bulanan," kata Febriio. (sap)
