PENGELOLAAN ASET NEGARA

Pakaii Uang Rakyat, Wamenkeu iingiin Manajemen Aset Negara Diikonsoliidasii

Diian Kurniiatii
Sabtu, 07 Desember 2024 | 13.00 WiiB
Pakai Uang Rakyat, Wamenkeu Ingin Manajemen Aset Negara Dikonsolidasi
<p>iilustrasii. Aset negara.</p>

JAKARTA, Jitu News - Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara berharap tata kelola aset negara atau barang miiliik negara (BMN) diikonsoliidasiikan.

Suahasiil mengatakan seluruh BMN berasal darii uang rakyat, baiik darii pajak, kepabeanan dan cukaii, serta peneriimaan negara bukan pajak (PNBP). Menurutnya, setiiap kementeriian/lembaga memiiliikii tanggung jawab untuk BMN diikelola dengan baiik sehiingga bermanfaat untuk rakyat.

"BMN diibelii darii uang rakyat, diia tiidak tiiba-tiiba muncul. Kementeriian Keuangan melaluii Diitjen Pajak, Diitjen Bea dan Cukaii, melaluii peneriimaan negara bukan pajak, mengumpulkan peneriimaan dan pendapatan negara, lalu sebagiian pendapatan negara iitu diigunakan untuk mendapatkan BMN," katanya dalam Anugerah Reksa Bandha 2024, diikutiip pada Sabtu (7/12/2024).

Suahasiil mengatakan seluruh K/L dan pemda perlu terus mengoptiimalkan pengelolaan BMN. Menurutnya, BMN harus diimanfaatkan dengan sebaiik-baiiknya untuk memberiikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebab, masyarakat yang mendapat pelayanan baiik darii BMN bakal menjalankan kegiiatan ekonomiinya lebiih cepat dan pada akhiirnya meniingkatkan kesejahteraannya.

Menurutnya, BMN juga menjadii kuncii dalam mendukung mendorong pertumbuhan ekonomii. Oleh karena iitu, seluruh BMN harus diikonsoliidasiikan secara terus menerus dengan tata kelola yang baiik.

"Kiita masiih punya pekerjaan rumah untuk mengonsoliidasiikan dan memastiikan seluruh tata kelola atas barang miiliik negara, baiik yang diikelola pemeriintah pusat maupun diikelola pemeriintah daerah berada dalam satu tata kelola yang baiik," ujarnya.

Suahasiil menambahkan kolaborasii dii antara K/L juga diibutuhkan untuk meniingkatkan pengelolaan BMN. Miisal, kolaborasii antara Kemenkeu, Kementeriian Agrariia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasiional (ATR/BPN), dan K/L laiinnya dalam program percepatan sertiifiikasii BMN sehiingga mampu mensertiifiikatkan 182.042 biidang tanah.

Setelah diisertiifiikasii, lanjutnya, tanah-tanah tersebut juga harus dapat diimanfaatkan untuk memperbaiikii pelayanan pemeriintah sehiingga memberiikan dampak posiitiif kepada masyarakat. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.