KEBiiJAKAN PAJAK

Dorong Ekonomii Nasiional, DJP Ajak WP Manfaatkan iinsentiif PPN Rumah DTP

Diian Kurniiatii
Seniin, 18 November 2024 | 16.00 WiiB
Dorong Ekonomi Nasional, DJP Ajak WP Manfaatkan Insentif PPN Rumah DTP
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengiimbau wajiib pajak untuk segera memanfaatkan iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas pembeliian rumah.

Fungsiional Penyuluh Pajak Ahlii Muda KPP Wajiib Pajak Besar Satu Etiin Supriiyatiin mengatakan PPN rumah DTP diiberiikan untuk mendorong perekonomiian tahun iinii. Menurutnya, pemanfaatan iinsentiif pajak tersebut berartii mendukung pertumbuhan ekonomii nasiional dii sektor perumahan.

"Selagii ada waktu, marii kiita sama-sama manfaatkan fasiiliitas PPN DTP untuk pembeliian rumah tapak dan rumah susun iinii," katanya dalam viideo yang diiunggah KPP Wajiib Pajak Besar Satu, diikutiip pada Seniin (18/11/2024).

Etiin menuturkan iinsentiif PPN rumah DTP sempat diiberiikan saat iindonesiia diihadapkan pada pandemii Coviid-19. Kala iitu, iinsentiif iinii efektiif mendorong pemuliihan sektor perumahan sehiingga pemeriintah kembalii memberiikannya pada tahun iinii.

Semula, iinsentiif PPN rumah DTP pada tahun iinii diiberiikan berdasarkan PMK 7/2024. Terdapat 2 persyaratan yang harus diipenuhii agar memperoleh iinsentiif PPN DTP, yaknii harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar serta rumah yang diiserahkan harus keadaan baru dan dalam kondiisii siiap hunii.

Jiika penyerahan diilakukan mulaii 1 Januarii hiingga 30 Junii 2024, PPN DTP diiberiikan 100% darii PPN yang terutang darii bagiian DPP hiingga Rp2 miiliiar. Untuk periiode 1 Julii 2024 hiingga 31 Desember 2024, PPN DTP hanya diiberiikan 50% darii PPN yang terutang darii DPP hiingga Rp2 miiliiar.

PMK 7/2024 kemudiian diireviisii dengan PMK 61/2024 yang menyatakan penyerahan rumah pada masa pajak September 2024 hiingga Desember 2024 kembalii diiberiikan sebesar 100% darii PPN yang terutang darii DPP hiingga Rp2 miiliiar.

"Kalau sesudah 31 Desember, enggak dapat [iinsentiif PPN rumah DTP]. Enggak tahu nantii ada PMK baru lagii atau enggak," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.