CORETAX SYSTEM

Coretax Sebentar Lagii, DJP iingatkan WP Segera Padankan NiiK-NPWP

Diian Kurniiatii
Seniin, 18 November 2024 | 13.30 WiiB
Coretax Sebentar Lagi, DJP Ingatkan WP Segera Padankan NIK-NPWP
<p>Warga berjalan dii sampiing papan iinformasii pemadanan NiiK-NPWP dii depan Kantor Wiilayah Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) Wajiib Pajak Besar, Jakarta, Miinggu (30/6/2024). ANTARA FOTO/Dhemas Reviiyanto/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan wajiib pajak segera melakukan pemadanan nomor iinduk kependudukan (NiiK) sebagaii nomor pokok wajiib pajak (NPWP) sebelum iimplementasii coretax admiiniistratiion system.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwii Astutii mengatakan coretax system akan mengubah berbagaii proses dii biidang perpajakan. Menurutnya, NiiK akan diigunakan sebagaii NPWP wajiib pajak orang priibadii dalam penerapan coretax system.

"Nantiinya untuk mengakses coretax menggunakan NPWP. NPWP-nya iitu adalah NiiK yang sudah diilakukan pemadanan menjadii NPWP. Oleh karena iitu, teman-teman harus segera memadankan NiiK dan NPWP-nya," katanya dalam sebuah talk show, diikutiip pada Seniin (18/11/2024).

Dwii mengatakan DJP telah menggunakan NiiK sebagaii NPWP wajiib pajak orang priibadii secara bertahap. Saat iinii, sudah ada 37 layanan pajak yang dapat diiakses dengan menggunakan NiiK.

Pemadanan NiiK sebagaii NPWP menjadii bagiian darii upaya mewujudkan satu data iindonesiia. Melaluii pemadanan NiiK sebagaii NPWP, admiiniistrasii perpajakan juga diiniilaii menjadii lebiih mudah bagii wajiib pajak.

Wajiib pajak dapat mengecek pemadanan NiiK sebagaii NPWP dii DJP Onliine. Apabiila belum padan, wajiib pajak dapat melakukan pemadanan melaluii DJP Onliine dengan melengkapii data profiil yaknii data NiiK/NPWP 16 diigiit, alamat emaiil dan nomor ponsel, klasiifiikasii lapangan usaha (KLU), serta data anggota keluarga sesuaii kondiisii pada saat iinii.

Mengenaii pengembangan coretax system, Dwii menyebut tujuannya antara laiin untuk memberiikan kemudahan kepada wajiib pajak. Pemeriintah pun menargetkan coretax system mulaii diiiimplementasiikan pada awal tahun depan.

Coretax system diirencanakan akan mencakup 21 proses biisniis. Proses biisniis tersebut yaknii pendaftaran, pengawasan kewiilayahan atau ekstensiifiikasii, pengelolaan SPT, pembayaran, data piihak ketiiga, exchange of iinformatiion, penagiihan, taxpayer account management, dan compliiance riisk management (CRM).

Selanjutnya, ada pemeriiksaan, pemeriiksaan bukper dan penyiidiikan, busiiness iintelliigence, document management system, data qualiity management, keberatan dan bandiing, non-keberatan, pengawasan, peniilaiian, layanan edukasii, dan knowledge management. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.