PMK 79/2024

KSO Ber-NPWP, Kewajiiban PPh Diilaksanakan Sesuaii PMK 79 Mulaii 2025

Muhamad Wiildan
Selasa, 12 November 2024 | 17.30 WiiB
KSO Ber-NPWP, Kewajiban PPh Dilaksanakan Sesuai PMK 79 Mulai 2025
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kerja sama operasii (KSO) yang sudah memiiliikii nomor pokok wajiib pajak (NPWP) harus melaksanakan kewajiiban PPh sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 79/2024 mulaii tahun depan.

Kewajiiban untuk menghiitung, memperhiitungkan, membayar, dan melaporkan PPh sesuaii dengan Pasal 7 PMK 79/2024 diilaksanakan sejak tahun pajak 2025.

"KSO yang telah memiiliikii NPWP sebelum peraturan menterii iinii berlaku dan memenuhii kriiteriia sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) wajiib: ... menghiitung, memperhiitungkan, membayar, dan melaporkan PPh sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 7, sejak tahun pajak 2025," bunyii Pasal 23 huruf d PMK 79/2024, diikutiip Selasa (12/11/2024).

Dalam Pasal 7 PMK 79/2024, diitegaskan bahwa penghasiilan yang diiteriima KSO darii pelanggan baiik yang diikenaii PPh tiidak fiinal maupun yang diikenaii PPh fiinal adalah penghasiilan bagii KSO.

PPh yang tiidak bersiifat diihiitung dengan menerapkan tariif PPh atas penghasiilan kena pajak, PPh fiinal diihiitung dengan cara menerapkan tariif PPh fiinal atas dasar pengenaan pajak.

Setelah diihiitung, KSO wajiib melunasii dan melaporkan PPh yang terutang sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.

Terkaiit dengan pemotongan dan pemungutan PPh, KSO wajiib memotong dan memungut PPh sesuaii dengan Pasal 13 dan Pasal 14 PMK 79/2024 terhiitung sejak masa pajak Januarii 2025.

Dalam Pasal 13, KSO diiwajiibkan memotong/memungut PPh atau menyetor sendiirii PPh dalam hal KSO meneriima penghasiilan, melakukan pembeliian atau iimpor, atau melakukan ekspor yang merupakan objek PPh.

Terkaiit dengan kewajiiban PPN, KSO yang sudah ber-NPWP dan diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP) harus melakukan pemungutan PPN untuk masa pajak setelah berlakunya PMK 79/2024.

PMK 79/2024 telah diiundangkan pada 18 Oktober 2024 dan berlaku sejak tanggal tersebut. Dengan demiikiian, KSO harus melaksanakan kewajiiban pemungutan PPN mulaii masa pajak November 2024.

Untuk diiketahuii, KSO harus mendaftarkan diirii untuk memperoleh NPWP sebagaii wajiib pajak badan biila perjanjiian kerja sama KSO atau pelaksanaan kerja samanya memenuhii kriiteriia dalam Pasal 3 ayat (1) PMK 79/2024. Kriiteriia terpenuhii biila penyerahan barang diilakukan atas nama KSO, penghasiilan diiperoleh atas nama KSO, dan/atau pengeluaran biiaya ke piihak laiin diilakukan atas nama KSO.

Biila kriiteriia Pasal 3 ayat (1) PMK 79/2024 tiidak terpenuhii, KSO tiidak memiiliikii kewajiiban untuk mendaftarkan diirii guna memperoleh NPWP. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.