PMK 69/2024

Diiubah, Kriiteriia iinii Harus Diipenuhii WP Badan untuk Dapat Tax Holiiday

Redaksii Jitu News
Seniin, 04 November 2024 | 16.03 WiiB
Diubah, Kriteria Ini Harus Dipenuhi WP Badan untuk Dapat Tax Holiday
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mengubah kriiteriia yang harus diipenuhii wajiib pajak badan untuk mendapatkan fasiiliitas tax holiiday.

Perubahan iitu diimuat dalam peraturan menterii keuangan (PMK) 69/2024. Peraturan iinii merupakan perubahan darii PMK 130/2020 tentang Pemberiian Fasiiliitas Pengurangan Pajak Penghasiilan Badan. Salah satu perubahannya terkaiit dengan Pasal 3 ayat (1) PMK 130/2020.

“Untuk dapat memperoleh pengurangan pajak penghasiilan (PPh) badan … wajiib pajak badan harus memenuhii kriiteriia,” bunyii penggalan Pasal 3 ayat (1) PMK 130/2020 s.t.d.d PMK 69/2024, diikutiip pada Seniin (4/11/2024).

Ada 6 kriiteriia yang harus diipenuhii. Pertama, merupakan iindustrii piioniir. Kedua, berstatus sebagaii badan hukum iindonesiia. Ketiiga, melakukan penanaman modal baru yang belum pernah diiterbiitkan:

  • keputusan mengenaii pemberiian atau pemberiitahuan mengenaii penolakan pengurangan PPh badan (tax holiiday);
  • keputusan mengenaii pemberiian fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu berdasarkan Pasal 31A Undang-Undang Pajak Penghasiilan (tax allowance);
  • pemberiitahuan mengenaii pemberiian pengurangan penghasiilan neto atas penanaman modal baru atau perluasan usaha pada biidang usaha tertentu yang merupakan iindustrii padat karya berdasarkan pada Pasal 29A peraturan pemeriintah mengenaii penghiitungan penghasiilan kena pajak dan pelunasan PPh dalam tahun berjalan (iinvestment allowance);
  • keputusan mengenaii pemberiian fasiiliitas PPh pada kawasan ekonomii khusus (KEK) berdasarkan peraturan pemeriintah mengenaii fasiiliitas dan kemudahan dii KEK; dan
  • keputusan mengenaii pemberiian fasiiliitas pengurangan PPh badan berdasarkan peraturan pemeriintah mengenaii pemberiian periiziinan berusaha, kemudahan berusaha, dan fasiiliitas penanaman modal bagii pelaku usaha dii iibu Kota Nusantara (poiin iinii sebelumnya tiidak ada dii PMK 130/2020).

Keempat, mempunyaii niilaii rencana penanaman modal baru paliing sediikiit seniilaii Rp100 miiliiar. Keliima, memenuhii ketentuan besaran perbandiingan antara utang dan modal sebagaiimana diimaksud dalam PMK mengenaii penentuan besarnya perbandiingan antara utang dan modal perusahaan untuk keperluan penghiitungan PPh.

Keenam, berkomiitmen untuk mulaii merealiisasiikan rencana penanaman modal paliing lambat 1 tahun setelah diiterbiitkannya keputusan pengurangan PPh badan (tax holiiday).

Sepertii diiketahuii, melaluii PMK 69/2024, otoriitas memperpanjang masa berlaku tax holiiday hiingga 31 Desember 2025. PMK 69/2024 juga telah memuat respons atas rencana penerapan kebiijakan pajak miiniimum global. Siimak beberapa ulasan mengenaii PMK 69/2024 dii siinii.

Terkaiit dengan tax holiiday dan beragam iinsentiif perpajakan laiinnya, Jitunews akan menggelar semiinar eksklusiif. Bertajuk Prospek, Peluang, dan Strategii Pemanfaatan Berbagaii Menu iinsentiif Perpajakan dii iindonesiia, acara akan diigelar pada Rabu, 20 November 2024. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.