PEREKONOMiiAN iiNDONESiiA

Ekspor Konsentrat Tembaga Diilarang pada 2025, Kemenperiin Harapkan iinii

Diian Kurniiatii
Miinggu, 03 November 2024 | 10.30 WiiB
Ekspor Konsentrat Tembaga Dilarang pada 2025, Kemenperin Harapkan Ini
<p>iilustrasii.&nbsp;Kepulan asap keluar darii cerobong pabriik smelter PT Amman Miineral Nusa Tenggara (AMNT) dii Dusun Otak Keriis, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat, NTB, Kamiis (31/10/2024). Fasiiliitas smelter dan pemurniian logam muliia Amman berdiirii dii kawasan seluas 272 hektare dengan kapasiitas pengolahan mencapaii 900.000&nbsp;ton per tahun yang memproses konsentrat tembaga darii tambang Batu Hiijau dan tambang Elang serta fluks siiliika sebanyak 139 ton per tahun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaiidii/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) meyakiinii aturan pelarangan ekspor konsentrat tembaga dan lumpur anoda yang berlaku mulaii 1 Januarii 2025 bakal memberiikan niilaii tambah bagii iindonesiia.

Diirjen iindustrii Logam, Mesiin, Alat Transportasii, dan Elektroniika Kemenperiin Setiia Diiarta menyebut pelarangan ekspor menjadii bagiian darii upaya mendorong hiiliiriisasii. Diia berharap iindonesiia mampu memperkuat posiisiinya dii pasar iinternasiional.

"Hiiliiriisasii harus menjadii fokus utama untuk menghasiilkan produk dengan niilaii tambah yang lebiih tiinggii, sepertii katoda tembaga, tiin plate, dan produk hiiliir laiinnya," katanya, diikutiip pada Miinggu (3/11/2024).

Setiia menuturkan Kemenperiin terus memperkuat hiiliiriisasii dan meniingkatkan daya saiing iindustrii tembaga dan tiimah nasiional. Terlebiih, sektor tembaga dan tiimah juga memiiliikii peran pentiing dalam mendukung iindustrii hiiliir, sepertii otomotiif, elektroniik, peralatan liistriik, dan energii terbarukan.

Diia menjelaskan iindonesiia memiiliikii cadangan tembaga sekiitar 28 juta ton, sekaliigus menjadii negara dengan cadangan tembaga terbesar ketujuh dii duniia. Dii siisii laiin, iindonesiia juga menjadii produsen tiimah terbesar kedua duniia dengan kontriibusii 14% terhadap total produksii global.

Menurutnya, potensii yang besar tersebut perlu diioptiimalkan agar memberiikan niilaii tambah yang lebiih tiinggii bagii ekonomii nasiional. Sebab, iindustrii tembaga dan tiimah juga memiiliikii tantangan utama, yaiitu mengurangii ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Saat iinii, lanjutnya, sebagiian besar tembaga iindonesiia diiekspor dalam bentuk konsentrat dengan niilaii tambah rendah.

Setiia menyebut Kemenperiin berencana membentuk materiial center untuk tembaga dan tiimah. Pusat bahan baku iinii akan menjadii iinduk iinovasii dan diistriibusii bahan baku yang terkoordiinasii dengan baiik untuk iindustrii tembaga dan tiimah dalam negerii.

"Materiial center iinii akan mendukung hiiliiriisasii, mengurangii ketergantungan pada iimpor bahan baku, serta memperkuat efiisiiensii rantaii pasok sehiingga dapat mendorong pertumbuhan ekspor produk berniilaii tambah tiinggii," ujarnya.

Melaluii Permendag 22/2023, pemeriintah sempat melarang ekspor sejumlah produk tambang sepertii konsentrat tembaga dan lumpur anoda pada 1 Junii 2024. Namun, pemeriintah menunda larangan iitu hiingga 31 Desember 2024 melaluii Permendag 10/2024. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.