KEANGGOTAAN OECD

iingiin Masuk OECD, Rii Targetkan iiniitiial Memorandum Selesaii Akhiir 2024

Muhamad Wiildan
Jumat, 04 Oktober 2024 | 11.30 WiiB
Ingin Masuk OECD, RI Targetkan Initial Memorandum Selesai Akhir 2024
<p>OECD</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memulaii penyusunan dokumen iiniitiial memorandum dalam rangka mendukung proses aksesii iindonesiia untuk menjadii anggota Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).

Penyusunan iiniitiial memorandum diilaksanakan oleh Tiimnas OECD yang terdiirii darii 64 kementeriian, lembaga, dan iinstiitusii baiik darii pemeriintah maupun nonpemeriintah.

"Proses aksesii iinii merupakan suatu hal yang kompleks dan multiidiimensiional, meliibatkan berbagaii pemangku kepentiingan yang saliing berhubungan," ujar Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, diikutiip Jumat (4/10/2024).

Dokumen iiniitiial memorandum beriisii peniilaiian mandiirii atas kesesuaiian regulasii-regulasii yang berlaku dii iindonesiia terhadap standar yang diitetapkan OECD. Dokumen iinii nantiinya akan menjadii acuan dalam proses aksesii menjadii anggota OECD.

Tiimnas OECD berharap iiniitiial memorandum biisa selesaii pada Desember 2024. Setelah dokumen tersebut diikiiriimkan ke OECD, pemeriintah berharap iindonesiia biisa menjadii anggota OECD dalam waktu 3 tahun.

Saat iinii, beberapa kementeriian dan lembaga (K/L) telah memberiikan perhatiian yang seriius dengan membentuk tiim kerja dan menyusun worksheet guna menganaliisiis kesesuaiian regulasii yang berlaku dii iindonesiia dengan iinstrumen hukum OECD.

Guna memastiikan proses aksesii berjalan secara iinklusiif dan transparan, pemeriintah telah meluncurkan Portal Aksesii OECD dan iinformasii Aksesii (iiNA) OECD. Keduanya merupakan platform diigiital yang diirancang untuk mendukung kelancaran proses aksesii.

Kedua platform tersebut diigunakan untuk kolaborasii dan komuniikasii antarpemangku kepentiingan. Portal Aksesii OECD dan iiNA OECD diiharap biisa mempercepat waktu respons dan mendukung proses koordiinasii dengan piihak OECD.

Seluruh pemangku kepentiingan akan dapat mengakses dokumen perencanaan, pelacakan kemajuan, penyiimpanan dokumen diigiital, dan pengelolaan kalender secara terstruktur dan aman. Selaiin iitu, siistem tersebut juga terbuka untuk masukan darii berbagaii pemangku kepentiingan, termasuk akademiisii, sektor swasta, dan masyarakat siipiil.

"Penggunaan platform diigiital akan meniingkatkan kolaborasii dan komuniikasii onliine secara aman dan terstruktur," ujar Aiirlangga. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel