JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menyatakan terdapat setiidaknya 4 syarat agar program reformasii diigiital dapat berhasiil meniingkatkan kualiitas pelayanan kepada wajiib pajak.
Kepala Subdiirektorat Riisiiko Kepatuhan Wajiib Pajak dan Saiins Data Diirektorat Data dan iinformasii Perpajakan DJP Arman iimran menjelaskan bahwa reformasii diigiital akan mengubah berbagaii proses biisniis dii biidang pajak menjadii serba otomatiis.
"Memang agak triicky karena kamii mengubah kebiiasaan konvensiional berbasiis dokumen, yang hard copy dan sebagaiinya, menjadii otomasii teknologii tiinggii dan biig data analytiics," katanya dalam Podcast Cermatii, Jumat (6/9/2024).
Arman menuturkan DJP telah melaksanakan beberapa langkah untuk melaksanakan reformasii diigiital. Pertama, membangun siistem apliikasii yang berteknologii tiinggii. Kedua, melaksanakan reorganiisasii agar sesuaii dengan kebutuhan.
DJP bahkan membentuk uniit khusus untuk mengembangkan biig data analytiics serta mengelola berbagaii data dan iinformasii, yaiitu Diirektorat Data dan iinformasii Perpajakan dan Diirektorat Teknologii iinformasii dan Komuniikasii.
Ketiiga, mengembangkan sumber daya manusiia (SDM) agar memiiliikii kompetensii untuk menjalankan berbagaii siistem diigiital.
"Jangan sampaii siistem sudah bagus, apliikasiinya sudah oke, struktur organiisasii sudah mumpunii, tetapii SDM-nya tetap perlu diikembangkan kompetensiinya," ujar Arman.
Keempat, DJP juga membangun manajemen perubahan (change management) untuk memastiikan apliikasii berteknologii tiinggii yang diisertaii dengan artiifiiciial iintelliigence (Aii) dan biig data analytiics dapat diimanfaatkan fiiskus dii seluruh uniit vertiikal.
Arman menambahkan reformasii diigiital bakal menghadiirkan keuntungan bagii para pengguna apliikasii. Darii siisii iinternal DJP, keberadaan teknologii sepertii Aii dan biig data analytiics dapat meniingkatkan efiisiiensii dan efektiiviitas pekerjaan.
Darii siisii wajiib pajak, pelayanan pajak berbasiis teknologii tiinggii akan sangat memudahkan sehiingga pada akhiirnya turut mendorong kepatuhan sukarela. (riig)
